Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 11 Apr 2026

Dari Bandara hingga PAD, Kinerja Ekonomi Jember Menguat dalam Setahun


Dari Bandara hingga PAD, Kinerja Ekonomi Jember Menguat dalam Setahun Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Sejumlah indikator ekonomi Jember menunjukkan perbaikan dalam setahun terakhir. Namun, seperti lazimnya angka statistik, pertanyaan berikutnya bukan sekadar “naik atau turun”, melainkan sejauh mana perubahan itu terasa di tingkat warga.

Data yang dipaparkan dalam forum “Gus Bupati Menjawab : Dampak Nyata Program Kerja” memberi gambaran awal. Kepala BPS Jember, Peni Dwi Wahyun Winarsi menyebut lonjakan paling mencolok terjadi di sektor transportasi udara.

Dalam periode Februari–Maret 2026, jumlah penumpang berangkat meningkat 151,49 persen, sementara penumpang datang naik 178 persen. Pergerakan pesawat tumbuh 179 persen dan aktivitas bongkar muat bahkan melonjak hingga 277 persen.

Angka-angka itu, menurut Peni, menunjukkan meningkatnya mobilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan penerbangan. Di saat yang sama, ia mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas layanan, termasuk jenis armada, agar pertumbuhan tersebut tidak berhenti sebagai tren sesaat.

Di luar sektor transportasi, perbaikan juga terlihat pada indikator ketenagakerjaan dan kemiskinan. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun dari 3,23 persen pada 2024 menjadi 3,07 persen pada 2025. Angka kemiskinan bergerak dari 9,01 persen menjadi 8,16 persen pada periode yang sama.

Perubahan ini menandakan adanya pergeseran positif, meski penurunannya masih dalam rentang yang relatif moderat. Dalam konteks daerah, angka semacam ini kerap menjadi indikator awal, bukan kesimpulan akhir.

Bupati Jember Muhammad Fawait menekankan bahwa capaian tersebut bersumber dari data resmi. “Ini bukan survei, ini data dari BPS dan Bank Indonesia yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” ujarnya.

Ia juga mengklaim pertumbuhan ekonomi Jember pada 2025 sebagai yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Di saat yang sama, Pendapatan Asli Daerah (PAD) disebut meningkat 36 persen, angka yang menurutnya, menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Timur.

Bagi Fawait, kombinasi antara pertumbuhan ekonomi dan penguatan PAD menjadi indikator penting untuk membaca arah pembangunan daerah. “Ketika keduanya meningkat, maka performa ekonomi daerah bisa dikatakan kuat,” katanya.

Sejumlah program pemerintah daerah turut disebut sebagai pendorong. Program seperti Bunga Desaku yang membawa aktivitas pemerintahan langsung ke desa, hingga Gus’e Menyapa diklaim meningkatkan perputaran ekonomi lokal, termasuk sektor pariwisata.

Contoh yang diajukan adalah meningkatnya kunjungan ke destinasi seperti Pantai Papuma dan Watu Ulo, yang belakangan diposisikan sebagai satu kesatuan kawasan wisata.

Namun, seperti halnya data makro lainnya, capaian ini menyisakan ruang evaluasi apakah pertumbuhan tersebut terdistribusi merata atau masih terkonsentrasi di sektor tertentu.

Fawait sendiri mencoba menempatkan capaian ini sebagai sinyal awal, bukan titik akhir. “Ini bukan untuk berbangga diri, tapi memberi energi positif bahwa Jember sudah on the track,” ujarnya. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Bangun Kawasan Kuliner, Pemkab Jember Hentikan Proyek Saat Ibadah Berlangsung

11 April 2026 - 12:57

Jember Siapkan Street Food, PKL Dipusatkan di Jalan Kartini–Gatot Subroto

11 April 2026 - 12:15

Transparansi Era Digital, Fawait Jawab Kritik Warga Secara Real-Time

11 April 2026 - 12:03

Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp 140 Ribu per Kilogram

10 April 2026 - 20:46

MPM Honda Jatim Buka Peluang Karier Mekanik Lewat Program Bootcamp, Ajak Talenta Muda Bergabung

10 April 2026 - 16:08

Jelang Festival Mojotirto 2026, Ning Ita Pimpin Korve di TBM

10 April 2026 - 12:57

Trending di KABAR NUSANTARA