Senin, 15 September 2025 – 08.35 | 783 kali dilihat
Jember, Kabarpas.com – Penerbangan reguler dari Bandara Notohadinegoro Jember ke Bandara Halim PK Jakarta yang semula dijadwalkan pada 10 September, akhirnya akan dimulai pada 18 September. Bupati Jember, Muhammad Fawait menyatakan bahwa penundaan tersebut bukan karena pembatalan, melainkan karena faktor non-teknis yang tidak dapat dihindari.
“Jadi, bukan batal, tapi mundur seminggu saja. Tanggal 18 September nanti akan dimulai penerbangan reguler dengan frekuensi dua kali seminggu, yaitu pada hari Selasa dan Kamis,” ungkapnya di sela-sela kegiatan Gus’e Peduli Kesehatan di RSD Balung.
Bupati Fawait mengajak masyarakat Jember untuk menggunakan penerbangan reguler ini dan berharap doa serta dukungan dari masyarakat untuk kesuksesan penerbangan ini. “Saya yakin masyarakat Jember pasti bangga dan mendukung karena jiwa masyarakat Jember ini membela dengan baik saat pemimpinnya berusaha untuk menaikkan nama Jember dan menyambungkan Jember dengan pusat ekonomi nasional Jakarta,” ujarnya.
Terkait respon masyarakat yang pesimis soal masa depan penerbangan di Jember, bupati menganggap bahwa kritikan dan cacian yang datang adalah ungkapan cinta dengan cara yang berbeda. “Saya yakin semua itu cinta sama pemimpinnya, cuma ada yang gayanya beda, ada yang manis ada yang pahit,” ujarnya.
“Tidak usah khawatir, Gus Fawait tidak akan bohong, jadi tanggal 18 kami akan memulai penerbangan. Kalau mau terbang bareng ayo,” ajaknya.
Dengan dimulainya penerbangan reguler Jember-Jakarta, diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan perekonomian di Kabupaten Jember. Bupati Fawait berharap penerbangan ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat Jember dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (dan/ian).



















