Pasuruan, Kabarpas.com – Suasana Minggu (15/2/2026) pagi di Jalan Raya Bromo, Desa Tebas, Kecamatan Pasrepan, berubah menjadi duka mendalam. Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun berinisial D-A-N meninggal dunia setelah menjadi korban kecelakaan maut tepat di depan sebuah toko kelontong.
Informasi yang dihimpun Kabarpas.com di lokasi menyebutkan, peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, korban sedang duduk di atas sepeda motor Honda Vario putih (N 2600 VE) yang terparkir di pinggir jalan. Ia tengah menunggu ibunya yang masuk ke dalam toko untuk membeli bahan makanan dan adonan.
Tiba-tiba, sebuah mobil Suzuki Escudo hitam dengan nomor polisi N 1909 A yang melaju dari arah utara menuju barat kehilangan kendali. Mobil yang dikemudikan oleh Mukhamad Mukhlas (46) tersebut langsung menghantam motor yang diduduki korban dengan keras.
”Ditinggal beli adonan. Mengetahui anaknya ditabrak, ibunya langsung lari ke depan,” ujar Ahmad Khoirul, salah satu karyawan toko yang menyaksikan kejadian tersebut.
Benturan keras membuat tubuh bocah malang tersebut terpental dari atas kendaraan. Warga sekitar dan pengguna jalan segera berupaya memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian.
Korban sempat dilarikan ke RSUD dr. R. Soedarsono, Kota Pasuruan, untuk mendapatkan perawatan medis darurat. Namun, tim medis menyatakan korban meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.
Pasca kejadian ini, pihak kepolisian dari Satlantas Polres Pasuruan segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mencari bukti teknis di lapangan, serta mengamankan sejumlah Barang Bukti, termasuk mobil Suzuki Escudo dan motor korban yang rusak berat.
Sedangkan pengemudi, Mukhamad Mukhlas saat ini telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai penyebab hilangnya kendali kendaraan tersebut.
Insiden ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada saat memarkir kendaraan di bahu jalan raya, terutama di jalur padat kendaraan. (bah/ian).



















