Reporter : Muhaimin
Editor : Yanuar Fahmi
Sidoarjo, Kabarpas.com – Demi membantu suksesnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua, Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Sidoarjo siap membantu aparat kepolisian. Khususnya membantu aparatur desa dalam melaksanakan Check Point.
Hal ini disampaikan H. Rizza Ali Faizin Ketua GP Ansor Sidoarjo saat audiensi dengan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumarji di ruangan rapat Kapolresta Sidoarjo.
“Kita datang ke Polresta ini dalam rangka berkordinasi dengan Kapolresta untuk turut serta membantu mencegah penyebaran covid-19. Nantinya Ansor dan Banser akan membantu aparat desa yang ada di pos Check Point di setiap perbatasan desa masing-masing,” kata Riza kepada Kabarpas.com.
Pria yang juga anggota DPRD Sidoarjo itu menambahkan, Ansor dan Banser akan menerjunkan anggotanya di 322 Desa yang ada di Kabupaten Sidoarjo untuk bergabung dengan perangkat desa sesuai dengan aturan yang berlaku di desa tersebut.
“Selain membantu posko covid-19 di desa, Ansor dan Banser juga diperintahkan untuk ikut serta dalam Menjaga ketertiban masyarakat, tentunya dengan menggunakan atribut Ansor dan Banser agar masyarakat juga tidak salah paham,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengatakan, pada PSBB Tahap kedua ini memang fokusnya di tingkat desa, dengan mendirikan check point di setiap RT atau RW atau di perbatasan desa tersebut.
“Nanti teman-teman Ansor dan Banser akan bergabung di ceck point di desa, dan juga ikut membantu menjaga keamanan di desa tersebut,” cetusnya.
Selain itu, Sumardji juga menyampaikan PSBB tahap kedua ini semangatnya adalah gotong royong, dengan melibatkan semua elemen masyarakat agar tercipta kesadaran setiap pribadi untuk bersama-sama memberantas covid-19.
“Semangat gotong royong di desa harus dibangkitkan, sehingga dapat menumbuhkan kesadaran diri bagi semua lapisan masyarakat,” pungkas Sumardji.(mhm/yan).


















