Reporter : Januar Fahmi
Editor : Diaz Octa
Sidoarjo, Kabarpas.com –
Diduga Stres, seorang pria berambut gondrong bernama Nasrudin warga asal Bojonegoro yang tinggal di Dusun Wonokoyo, Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, tiba-tiba mengamuk di sebuah swalayan, di kawasan Desa Pasegan, Kecamatan Sukodono, Jumat (25/1/2019).
Ulah pemuda gondrong tersebut terjadi, ketika dirinya hendak berbelanja. Dengan mimik wajah marah saat memasuki toko, Nasrudin menuju rak Alat Tulis Kantor (ATK) dan mengambil beberapa barang yang diletakkan di keranjang belanjaan.
Seperti pada umumnya pembeli, usai belanja Nasrudin menuju kasir sambil membawa belanjaannya. Saat ditanya proses pembayarannya, pria ini malah makin menjadi amarahnya.
“Dia tadi masuk toko sudah marah dan usai belanja di depan kasir marah lagi,” ujar Nissa, kasir Toko Indomaret kepada wartawan Kabarpas.com biro Sidoarjo.
Karyawan yang sedang jaga saat itu sempat meminta tolong karyawan lain yang hendak menurunkan barang dari mobil box. Naas saat menghampiri pelaku, karyawan tersebut juga jadi sasaran kemarahannya.
“Pelaku sempat bilang, ada berapa barang di dalam mobil. Turunkan semua, aku bayar,” ucap Nisa, menirukan pelaku.
Pelaku yang sedang dikuasai amarah langsung menghampiri dan masuk ke dalam mobil box tersebut dan membuang barang-barang yang ada di dalamnya.
“Barang-barang yang ada di dalam mobil box dilempar keluar,” imbuhnya.
Penjual bakso yang biasa mangkal di halaman toko juga menjadi sasaran kemarahannya. Gerobak bakso digulingkan hingga baksonya tumpah. Kotak amal yang berada di toko juga dilemparkannya hingga pecah
Karena ketakutan, salah satu karyawan meminta tolong warga hingga akhirnya suasana berhasil diredam dan pelaku dibujuk warga hingga berhasil diamankan.
Belum diketahui penyebab kemarahan pelaku tersebut. Apa dikarenakan gangguan jiwa atau karena faktor lain.
Kapolsek Sukodono AKP Sumono menjelaskan, pelaku beserta barang bukti kendaraan motor Honda Beat warna hitam kombinasi merah Nopol S 3819 CE telah diamankan ke Polsek Sukodono.
“Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan. Dugaan sementara pelaku mengalami stres sehingga mengamuk tidak jelas seperti itu,” ucap Kapolsek Sukodono, AKP Sumono.(jan/diz)



















