Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 1 Sep 2018

Pengkab PBSI Probolinggo Gelar Kejurkab Bulutangkis


Pengkab PBSI Probolinggo Gelar Kejurkab Bulutangkis Perbesar

Reporter : Amelia Putri
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Probolinggo menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis tahun 2018 di GOR Wijaya Maron, Jum’at (31/8/2018) hingga Minggu (2/9/2018).

Kejurkab yang dibuka secara resmi oleh Ketua Pengprov PBSI Jawa Timur Oei Wijanarko ini dihadiri oleh Wakil Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Suhud, Ketua Umum Pengkab PBSI Probolinggo Prijono, perwakilan (Disporaparbud) Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, Forkopimka Maron serta perwakilan cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Probolinggo.

Dalam kejurkab ini ada 14 kelompok usia yang dipertandingkan. Yaitu, Tunggal Pra Dini Putra, Tunggal Usia Dini Putra, Tunggal Usia Dini Putri, Tunggal Anak-anak Putra, Tunggal Anak-anak Putri, Usia 13 Tahun Putra, Usia 13 Tahun Putri, Tunggal Taruna Putra, Tunggal Taruna Putri, Tunggal Pemula Putra, Tunggal Pemula Putri, Tunggal Remaja Putra, Ganda Dewasa Putra dan Ganda Veteran.

Kejuaraan ini diikuti oleh 229 atlet bulutangkis yang berasal dari 17 klub baik dari dalam maupun luar wilayah Kabupaten Probolinggo.

Ketua Umum Pengkab PBSI Probolinggo Prijono mengatakan kejuaraan bulutangkis ini merupakan salah satu implementasi pelaksanaan program kerja Pengkab PBSI Probolinggo pada tahun 2018. Dengan harapan dapat melahirkan bibit-bibit calon atlet-atlet bulutangkis dari kelompok umur mulai usia pra dini sampai dengan kelompok usia remaja yang terdapat di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada para sponsor kejuaraan yang telah mendukung secara penuh terlaksananya kejuaraan ini. Serta kepada para pimpinan club, pelatih, atlet bulutangkis maupun orang tua atlet yang telah berpartisipasi dalam kejuaraan bulutangkis ini,” katanya.

Menurut Prijono, kejuaraan ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit atlet bulutangkis baru di Kabupaten Probolinggo agar bisa menjadi pelapis atlet diatasnya. Karena sejak era dari Sri Fatmawati belum ada yang bisa melapisi sampai ke Sirnas. Kalau hanya tingkat regional sudah ada, sehingga masih perlu diadakan kejuaraan dan ada kelas khusus pra dini supaya sejak kecil sudah menyiapkan tenaganya untuk bulutangkis.

“Semoga melalui kejuaraan ini nantinya ada bibit-bibit atlet bulutangkis baru yang muncul dan mampu membawa nama harum Kabupaten Probolinggo. Jadi atletnya tidak hanya itu-itu saja sehingga kelompok usia pra dini ini sangat diperlukan untuk dipertandingan sebagai bentuk pembinaan sejak kecil,” tegasnya.

Sementara Wakil Ketua KONI Kabupaten Probolinggo Suhud memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada segenap jajaran pengurus PBSI yang telah menyelenggarakan kejurkab bulutangkis tahun 2018. “Mudah-mudahan kegiatan ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi di Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Sedangkan Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Timur Oei Wijanarko Adimulya menyampaikan apa yang dilakukan oleh PBSI Kabupaten Probolinggo merupakan langkah yang nyata demi melahirkan atlet-atlet bulutangkis yang berprestasi di Jawa Timur.

“Beberapa tahun sebelumnya, Kabupaten Probolinggo telah berhasil melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Provinsi Jawa Timur dan Indonesia. Mudah-mudahan ke depan akan lahir kembali atlet penerus Sri Fatmawati,” ujarnya.

Oei Wijanarko Adimulya meminta agar ke depan atlet-atlet bulutangkis di Kabupaten Probolinggo memiliki ID (identitas) yang terdaftar ke klub masing-masing. Hal ini penting untuk menghindari terjadinya perselisihan antar klub dan pencurian umur.

“Semua pertandingan harus memiliki ID sebagai bentuk identitas atlet bulutangkis. Ini menjadi tugas dari Pengkab PBSI Probolinggo. Semoga ke depan PBSI ini mampu mencetak atlet-atlet berprestasi bagi klub masing-masing di daerah,” pungkasnya.

Kejuaraan bulutangkis ini diawali dengan pertandingan eksebisi antara Ketua Pengprov PBSI Jawa Timur Oei Wijanarko Adimulya vs Wakil Ketua KONI Kabupaten Probolinggo Suhud. Meskipun hanya sebentar, tapi aksi keduanya mampu memberikan hiburan tersendiri bagi para atlet, jajaran pengurus PBSI dan official pertandingan. (wan)

Artikel ini telah dibaca 383 kali

Baca Lainnya

Edu Summit Asia Pacific 2026 Dorong Inovasi Pendidikan Berbasis AI untuk Pembelajaran Masa Depan

23 April 2026 - 19:32

Apel Harjakapro ke-280, Bupati Gus Haris Tekankan Peran Perempuan dan Refleksi Sejarah

23 April 2026 - 18:57

Disporapar Kabupaten Probolinggo Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif dan Pemuda Wisata Tingkatkan Skill Konten Kreatif

22 April 2026 - 10:38

Sepekan Tiga Penghargaan, Jember Panen Prestasi dari Pelayanan Publik hingga Pemberdayaan Perempuan

22 April 2026 - 09:57

Ning Ghyta Raih Puspa Cita 2026, Angkat Peran Perempuan Jember dalam Pemberdayaan Keluarga

22 April 2026 - 09:54

Di Balik Polemik, Fraksi NasDem Sebut Verval Warga Miskin Momentum Pengabdian ASN Jember

20 April 2026 - 08:31

Trending di KABAR NUSANTARA