Diduga Bocor, Razia di Sejumlah Lokalisasi Hanya Ciduk Satu PSK

Pasuruan (Kabarpas.com) – Razia yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan, di sejumlah lokalisasi yang ada di wilayah timur Pasuruan diduga bocor. Alhasil, petugas penegak perda tersebut hanya mampu menciduk satu orang Pekerja Seks Komersial (PSK).

Pantauan Kabarpas.com di lokasi, razia ini diawali di sebuah lokalisasi yang berada di Pasar Baru Ngopak, kabupaten setempat. Di lokalisasi tersebut, sekitar tiga puluh orang petugas Satpol PP Kabupaten Pasuruan yang dibantu satu orang dari petugas kepolisian dan TNI mendatangai sebuah rumah yang biasa digunakan mangkal oleh para PSK.

Namun, hampir semua rumah yang didadatangi itu tak ada penghuninya. Hanya saja di depan rumah-rumah yang berada di pinggir jalan raya tersebut terdapat segelas kopi yang masih penuh. Hal inilah yang membuat petugas curiga kalau di dalam rumah itu ada PSK-nya. Kecurigaan petugas pun akhirnya terbukti, ketika ada seorang wanita bersembunyi di belakang rumah itu dan langsung berusaha lari untuk kabur.

Petugas pun langsung mengejar wanita itu dan akhirnya berhasil ditangkap. Wanita yang diperkirakan berusia 36 tahun itu mengaku, kalau dirinya memang sedang menunggu para lelaki hidung belang. Namun, ternyata keduluan kedatangan petugas yang langsung melakukan razia di tempat mangkalnya tersebut.

Seusai dari lokalisasi Pasar Baru Ngopak, petugas kemudian melanjutkan razianya ke lokalisasi yang lainnya. Kali ini, giliran lokalisasi yang ada di pinggir jalan raya Mangkrengan, kabupaten setempat yang dirazia petugas Satpol PP. Di lokalisasi ini petugas tak berhasil menemukan satu orang pun PSK. Sehingga petugas melanjutkan razia ke tempat lokalisasi Karanganyar.

Hampir sama dengan lokalisasi di Mangkrengan, di lokalisasi yang biasanya selalu ramai dengan para PSK dan pria hidung belang tersebut, petugas kembali tak mendapatkan satu orang pun PSK. Sehingga petugas akhirnya melanjutkan razianya di sebuah tempat penginapan di area SPBU yang tak jauh dari lokalisasi Karanganyar. Namun, lagi-lagi hasilnya nihil. Sehingga akhirnya petugas memutuskan untuk kembali pulang ke Kantor Satpol PP Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, Kasi Trantib dan Pencegahan Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Ajar Dolar mengatakan, diduga razia PSK yang dilakukan pihaknya tersebut terlebih dulu bocor. Sebab hampir sebagian besar lokalisasi yang dirazianya itu tak ada PSK-nya. Hanya ada satu PSK di Pasar Baru Ngopak saja yang berhasil diciduk.

“Padahal timing razia kali ini sudah sesuai, sebab biasanya kalau jam segini banyak PSK yang mangkal di depan rumah-rumah maupun warung-warung yang ada di sejumlah lokalisasi tersebut. Tapi, kali ini malah sepi semuanya,” pungkasnya. (ajo/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *