Tukar Guling Kantor, Pemkot Probolinggo Siapkan Dana Rp 12,5 Milyar

Probolinggo (Kabarpas.com) – Pemerinta Kota (Pemkot) Probolinggo berencana akan memperluas areal kantornya agar lebih memadai. Perluasan Kantor Pemkot tersebut dinilai mendesak karena yang ada saat ini sudah overload. Bahkan, parkir kendaraan pegawai dan kendaraan dinas di kantor Pemkot tersebut pun terlihat saling silang dan penuh. Minggu, (10/01/2016).

Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, untuk memperluas areal kantornya tersebut. Pemkot setempat telah melirik sebuah bangunan yang merupakan aset milik Dinas PU Pengairan Provinsi Jawa Timur (Jatim), yang lokasiny berada tepat di sebelah barat kantor Pemkot Probolinggo.

Untuk mewujudkan keinginannya itu, Pemkot Probolinggo telah melakukan pertemuaan dengan Pemprov Jatim. Dalam pertemuan tersebut dibahas tukar guling. Pihak Pemkot setempat menawarkan tanah aset seluas 2 hektar yang berada di Desa Kedungsupit Probolinggo. Dan kini menunggu selesainya proses administrasi.

Sementara langkah yang diambil pihak Pemprov Jatim, dalam mewujudkan keinginan Pemkot Probolinggo ialah dengan menunjuk penaksir independen,untuk menghitung lahan bangunan aset pengairan, dan lahan 2 hektar tersebut. Dari situ akhirnya diketahui kalau taksiran harga aset pengairan ialah sebesar Rp 20,5 milyar.

Besarnya nilai tersebut karena aset tanah dan bangunan pengairan, berada di jalan raya serta bersebelahan dengan kantor Pemkot. Sedangkan taksiran harga tanah aset Pemkot Probolinggo senilai Rp 4 milyar. Dengan diketahuinya taksiran harga itu, maka pihak Pemkot setempat harus mencari tambahan dana guna menutupi kekurangannya.

Dari rencana tukar guling itu Pemprov Jatim juga memberi bonus (hibah) kepada Pemkot Probolinggo sebesar Rp 4 milyar. Sehingga dari nilai Rp 20,5 milyar aset pengairan itu, Pemkot Probolinggo harus menyediakan Rp12,5 milyar setelah dikurangi aset tanah 4 milyar dan hibah pemprov 4 milyar.

“Kami harus menyiapkan dana sebesar Rp 12,5 milyar. Dana tersebut nantinya akan kami masukkan pada perubahan anggaran,” kata Agus Hartadi, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset (DPPKA) Kota Probolinggo. (har/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *