Probolinggo, Kabarpas.com – Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo melakukan distribusi air bersih di Desa Gunung Bekel Kecamatan Tegalsiwalan.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kekeringan yang melanda beberapa dusun di Desa Gunung Bekel yang mengakibatkan terganggunya pasokan air bersih bagi ratusan warga.
Dalam aksi kemanusiaan ini, TRC PB BPBD mendistribusikan total 27.000 liter air bersih ke tiga dusun yang terkena dampak. Yakni, Dusun Krajan RT 08 RW 02 sebanyak 11.000 liter untuk 35 Kepala Keluarga (KK) dengan total 110 jiwa, Dusun Sumur RT 15 RW 04 sebanyak 6.000 liter untuk 47 KK dengan total 145 jiwa dan Dusun Paoan RT 001 RW 001 sebanyak 10.000 liter untuk 130 KK dengan total 550 jiwa.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan bahwa distribusi air bersih ini dilakukan atas permintaan Pemerintah Desa Gunung Beke. “Distribusi air bersih ini kami lakukan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak oleh kekeringan,” ujarnya.
Oemar meminta agar masyarakat di Kabupaten Probolinggo melaporkan setiap kejadian bencana kepada Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD, terutama terkait dampak kekeringan dan bencana lainnya. “Kami siap merespons setiap laporan untuk mengatasi dampak bencana yang mungkin terjadi,” tambahnya.
Di samping itu, Oemar menghimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan air bersih yang didistribusikan. “Kami berharap masyarakat menggunakan air bersih sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan, mengingat kondisi ini bertujuan untuk memastikan semua warga terdampak dapat terbantu,” pungkasnya. (len/ari).

















