Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Teras · 24 Apr 2016

Transaksi Banyuwangi Mall Terus Meningkat


Transaksi Banyuwangi Mall Terus Meningkat Perbesar

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Produk Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) Banyuwangi makin diminati daerah lain. Terbukti tiga hari pasca diluncurkan, portal belanja online Banyuwangi Mall berhasil membukukan 258 transaksi dengan nilai mencapai Rp. 64,4 juta. Transaksi tersebut tercatat berasal dari berbagai daerah diantaranya Bandung, Denpasar, dan Surabaya.

Sejumlah pelaku usaha kecil mengaku puas dengan pemasaran lewat secara on-line ini. Salah satunya adalah Feriyanto (46). Pemilik rumah batik Canting Mustika ini mengaku, Banyuwangi Mall sangat membantu promosi usaha batiknya. Selama ini, terang Feri, dia memasarkan produknya hanya melalui broadcast via Blacberry Messanger (BBM) sehingga jangkauannya masih terbatas.Namun sekarang, sejak bergabung dalam Banyuwangi Mall, jangkauan promosinya semakin luas ke berbagai daerah.

“Baru dua hari saja, saya sudah mendapatkan lima orderan. Saya optimis melalui Banyuwangi Mall penjualan batik saya akan meningkat. Dan yang membuat senang, customer-nya ada yang dari Bandung lho,” ceritanya kepada Kabarpas.com dengan bersemangat.

Feri menambahkan, selain mampu mendongkrak pendapatan para pelaku UMKM, digital market place ini juga bisa menjadi stimulan kreativitas para pelaku UMKM di Banyuwangi.

“Setelah tahu pelanggan sudah mulai banyak dan meluas ke luar daerah, saya semakin terpacu untuk berkreasi. Saya akan menciptakan motif-motif batik yang baru dan pasti limited edition. Supaya pelanggan puas dan tetap setia membeli batik saya,” kata Feri kepada Kabarpas.com.

Banyuwangi Mall merupakan situs belanja khusus bagi pelaku UMKM Banyuwangi untuk memasarkan produk unggulan mereka yang beralamatkan di www.banyuwangi-mall.com

Begitu halnya dengan Anita Yuni yang selama ini menekuni pembuatan aksesori wanita. Anita yang produknya turut dipasarkan dalam Banyuwangi Mall ini, menilai kalau Banyuwangi Mall sangat membantu memasarkan produk-produknya.

“Ini sangat bermanfaat sekali, setahu saya tidak ada daerah yang turun langsung membantu memasarkan dengan cara yang kekinian seperti ini. Apalagi orang jaman sekarang kalau mau beli produk tinggal buka HP-nya,” ujar Anita yang mengusung brand Hijabnya.

Anita pun optimis produknya lebih cepat dikenal dengan cara pemasaran model online ini. Bahkan Anita telah mematok target setelah sukses menjual aksesoris ini, dalam waktu dekat akan segera memasarkan baju rancangannya lewat situs ini juga. Anita juga terkenal sebagai desainer fashion yang konsisten mengangkat batik Banyuwangi berpewarna alam.

“Dalam waktu dekat segera koleksi rancangan baju saya akan kami bawa ke Rumah Kreatif untuk diproses dan dipasarkan di Banyuwangi Mall,” kata Anita kepada Kabarpas.com.

Untuk sekedar diketahui, Rumah Kreatif adalah sebuah bangunan yang didirikan Pemkab sebagai pusat operasional Banyuwangi Mall. Di gedung ini, aktivitas produk development, mulai dari administrasi, penanganan order, pengiriman barang, hingga kegiatan kreatif seperti pemotretan produk dan desain grafis UMKM dilakukan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Alief Rahman Kartiono mengatakan, sebelum diproses di Rumah Kreatif, setiap UMKM yang hendak berpromosi produk di Banyuwangi Mall ini wajib dilakukan verifikasi di Klinik UMKM yang ada di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM. Di klinik ini, semua produk yang hendak dipasarkan akan diteliti mulai dari kualitasnya, keabsahan produknya apakah UMKM tersebut sebagai produsen atau perantara.

”Jadi UMKM yang akan masuk ke digital market place, digodok di Klinik UMKM dan Rumah Kreatif ini. Akan diperiksa mutu dan kemasan produknya. Yang belum memenuhi syarat, misalnya perlu uji laboratorium keamanan pangan, diarahkan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mendapatkan fasilitasi uji laboratorium gratis,” ujar Alief kepada Kabarpas.com.

Ia menambahkan, kalau pihaknya pun terus melakukan pelatihan operasional website situs belanja Banyuwangi Mall. Tujuannya, agar para pelaku UMKM tersebut dapat melakukan bisnis on-line secara mandiri. “Mereka juga kami latih cara packaging produk yang tepat. Sehingga saat pengiriman tetap aman dan tidak rusak setiba di tempat tujuan,” pungkas Alief. (dik/abu).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Cerdas Berdemo, Mahasiswa Harus Tingkatkan Reponsif Membaca dan Diskusi

27 September 2019 - 09:42

Tips Menambah Daya Ingat

19 Desember 2018 - 12:55

Inilah 5 Tips Aman Pencopet Saat Libur Lebaran

18 Juni 2018 - 16:15

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik

1 April 2018 - 17:42

Liga Champions 2018 Babak 16 Besar Akan Dimulai Dini Hari Nanti

6 Maret 2018 - 19:43

Denting Waktu

7 Januari 2018 - 19:07

Trending di Teras