Terkendala Petugas Jaga, TNBTS Belum Tutup Jalur Pendakian Menuju Kawah Bromo.

Probolinggo (Kabarpas.com) – Meski aktifitas vulkanik Gunung Bromo terus mengalami peningkatan. Namun, sampai saat ini pihak pengelola Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), masih belum melakukan penutupan jalur pendakian menuju kawah Bromo.

Kepala Resort Tengger Lautan Pasir TNBTS, Chaerul Shaleh menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan dari pos pantau Gunung Bromo perihal peningkatan aktifitas vulkanik.

Namun, menurutnya jalur sepanjang satu kilometer dari loket tiket menuju kawah Bromo tetap akan dibuka seperti biasanya. Pasalnya, pihaknya menganggap saat ini aktifitas Gunung Bromo masih aman.

“Selain karena kami menganggap ini masih aman. Penutupan untuk pendakian ke jalur Bromo ini belum kami lakukan, lantaran kami terkendala minimnya petugas jaga di sekitar area wisata. Padahal radius satu kilo meter merupakan himbauan jarak aman bagi warga maupun pengunjung,” kata Shaleh kepada Kabarpas.com. Sabtu, (14/11/2015).

Ia mengatakan, sejauh ini pihaknya hanya sebatas memberikan himbauan tertulis melalui banner di pintu masuk jalur menuju ke kawah Bromo. Dalam banner itu sendiri bertuliskan mengenai himbauan, agar para wisawatan tidak nekat untuk memasuki lautan pasir atau naik hingga ke kawah Bromo.

Seperti dikabarkan sebelumnya, aktifitas vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, terus mengalami peningkatan. Bila sehari sebelumnya, yakni pada Kamis (12/11/2015) kemarin, gempa tremor amplitodu yang terjadi di gunung dengan ketinggian 2.000 meter lebih itu, hanya berkisar di angka tiga milimeter. Namun, pada hari ini Jumat (13/11/2015) gempa tremor berubah meningkat mencapai amplitudo 7 milimeter. (har/sym).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *