Tingkatkan Ekonomi Kreatif Kader NU, Ansor Probolinggo Teken MoU dengan Disperindag

Probolinggo (Kabarpas.com) – Guna meningkatkan ekonomi kreatif bagi para kader Nahdlatul Ulama (NU). Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PCGP) Ansor Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan melakukan teken Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten setempat.

“MoU yang kami lakukan dengan Disperindag Kabupaten Probolinggo ini akan menjadi momentum penting bagi kader muda Nahdlatul Ulama (NU), sekaligus anak muda di Kabupaten Probolinggo. Guna belajar mandiri untuk berbenah demi peningkatan eknomi kreatif,” ujar Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo, Muchlis kepada Kabarpas.com saat ditemui di Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo. Kamis (10/03/2016).

Dijelaskan, PC GP Ansor sendiri mempunyai beberapa badan usaha serta kelompok usaha yang saat ini tengah dikembangkan oleh para kader muda NU. “Dengan kehadiran Disperindag ini, merupakan sebuah motivasi agar kami bisa melaksanakan kerjasama di segala bidang baik program-programnya,”imbuhnya.

Pria asal Kecamatan Bantaran Probolinggo ini menambahkan bahwa bidang yang dimaksud dirinya tersebut, yaitu seperti peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), pelatihan SDM dan magang kerja, serta bidang-bidang lain yang bisa di integrasikan bersama. Baik dalam jangka pendek, menengah, maupun dalam jangka panjang.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Sidik Widjanarko mengatakan bahwa program GP Ansor yang berhubungan dengan Disperindag nantinya akan bisa disinergikan. Bahkan, pihaknya mengaku siap untuk memberikan motivasi berupa pelatihan kadernya.

“Selama ini kader muda NU membutuhkan bimbingan dalam teknisinya. Yakni, berupa pelatihan kerajinan serta pemasaran yang nantinya akan dikembangkan melalui Disperindag. Semuanya ini untuk mencetak kader Ansor Mandiri. Karena Organisasi ini, membutuhkan serapan dari berbagai elemen,” pungkasnya. (sam/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *