Banyuwangi (Kabarpas.com) โ Tim Basarnas kembali menemukan satu lagi jenazah, yang merupakan korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Rafelia 2 di perairan Gilimanuk, Jembrana, Bali.
Selanjutnya, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan, Banyuwangi, untuk dilakukan proses otopsi oleh tim DVI Polda Jawa Timur. Informasi yang dihimpun Kabarpas.com di lokasi menyebutkan, jasad korban ditemukan mengapung di tengah laut.
Seketika itu juga petugas langsung mengevakuasi jasad tersebut untuk dinaikan kapal milik Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP), untuk kemudian dibawa ke dermaga pintu MB 1 ASDP Ketapang, Banyuwangi.
“Mayat korban tenggelamnya KMP Rafelia 2 ini, ditemukan di perairan Gilimanuk, sekitar pukul 12:30 WITA.” ucap Kapten Kapal Negara Patroli (KNP) 5209 Adi Sucipto di hadapan sejumlah wartawan. Senin, (07/03/2016).
Ia menambahkan, pada saat ditemukan jasad tersebut sedang memakai baju berwarna hitam dan celana jeans. Kendati demikian, hingga saat ini mayat tersebut masih belum bisa dipastikan apakah itu Nahkoda kapal yang saat ini masih hilang misterius atau penumpang.
“Saya belum bisa memastikan identitasnya, nunggu dari tim DVI Polda Jawa Timur. Yang pasti kalau dilihat dari jenisnya adalah berjenis kelamin laki-laki,โ terangnya.
Seperti dikabarkan sebelumnya, KMP Rafelia 2, yang berlayar dari pelabuhan Gilimanuk, Bali, menuju ke pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, tenggelam di Selat Bali pada Jumat (04/03/2016) lalu, lantaran diduga karena mengalami kebocoran kapal. (dik/gus).














