Satu Keluarga di Kabupaten Probolinggo Terdeteksi Jadi Anggota Gafatar

Probolinggo (Kabarpas.com) – Enam orang yang masih dalam satu keluarga di Kabupaten Probolinggo, terdeteksi menjadi anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Meski mengaku sempat kaget namun pihak pemerintah setempat akan menerima pemulangan anggota ormas terlarang tersebut. Pasalnya, selama ini keenam orang itu dikenal baik dan berjiwa sosial tinggi.

Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, satu keluarga yang terdeteksi menjadi anggota Gafatar tersebut, berasal dari Dusun Krajan,Desa/ Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Keenam orang tersebut, diantaranya yaitu Suhadi,(64), Neni Nuraini, Heri Prastowo (34), Muhammad Zidan Fachry (6), Galuh Kanaka Maheswari (2,5), dan Ganendra Aditya Bayanaka 8 bulan.

Satu keluarga ini diketahui meninggalkan Kabupaten Probolinggo menuju Kalimantan Barat pada Juli 2015 lalu. Suhadi bersama anak cucunya saat ini masuk dalam daftar anggota Gafatar yang akan dipulangkan dari Mempawah, Kabupaten Singkawang, Kalimantan Barat. Namun, dalam daftar tersebut satu keluarga ini menggunakan alamat domisili Sidoarjo sesuai domisili terakhir Heri Prastowo.

Sementara itu Andre, anak pertama Suhadi saat dikonfirmasi Kabarpas.com di rumahnya mengaku, kalau dirinya terkejut keluarganya tergabung dalam Gafatar. Namun, pihak keluarga akan menerima dengan senang hati kepulangan ayah dan saudaranya itu pasca dievakuasi dari Kalimantan Barat.

“Bagaimana pun juga beliau adalah ayah saya. Ya tentunya dengan tangan terbuka akan menerima kepulangan ayah dan keluarga saya,” terangnya kepada Kabarpas.com. Sabtu, (23/01/2016).

sejauh ini, baru enam orang warga Kabupaten Probolinggo yang terdeteksi anggota Gafatar. Jumlah ini kemungkinan bisa jadi akan bertambah. Seiring dengan update informasi yang masih terus dilakukan pemeritah daerah setempat. (ajo/abu).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *