Saksi IYA dan BERHASIL Walk Out dari Rekapitulasi KPU

Pasuruan (Kabarpas.com) – Rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara yang di gelar di kantor KPU, JL Panglima Sudirman, Kota Pasuruan, diwarnai aksi walk out dari saksi pasangan calon (paslon) IYA dan BERHASIL. Rabu, (16/12/2015).

Aksi ini bermula ketika saksi dari pasangan calon (Paslon) nomor urut tiga mengajukan beberapa hal yang menjadi keberatannya, yakni adanya indikasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) ganda, form C1 yang tidak berhologram, dan tidak adanya transparansi. Bahkan, mereka juga mengindikasi adanya kecurangan di 30 TPS yang tersebar di seluruh Kota Pasuruan.

“Kami mengindikasi banyak terjadi kecurangan. Sehingga kami menuntut adanya transparansi dan penghitungan ulang di sejumlah TPS. Kami hanya menuntut sampling 20 persen dari 30 TPS yang kami duga bermasalah, ” ujar Istijab saksi dari BERHASIL.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Pasuruan, Fuad Fathoni, yang langsung merespon atas protes itu mengatakan jika keberatan disampaikan bukan pada rapat pleno, “Rapat pleno akan tetap berlangsung, sebab apabila terdapat keberatan dari saksi paslon, bisa disampaikan dalam form DP2,” kata Fuad Fatoni, saat memimpin rapat pleno.

Tidak terima dengan keputusan forum, Istijab langsung melakukan aksi walk out. Hal itu kemudian disusul saksi paslon IYA yang juga melakukan aksi serupa.

“Kami datang untuk menyampaikan keberatan pada rapat pleno. Karena protes kami ditolak, ya lebih baik kami lakukan walk out saja. Toh kami sudah punya bukti terkait keberatan yang kami sampaikan,” kata Suratman, saksi paslon BERHASIL yang ikut hadir.

Hal serupa juga disampaikan Masduki, saksi paslon IYA. Ia membenarkan keberatan yang telah disampaikan paslon Berhasil.

“Kami kecewa dan karena keberatan tidak diakomodir dalam forum ini. Kami juga punya bukti bukti kuat terkait adanya kecurangan dalam pilkada lalu. Sehingga lebih baik kami tidak mengikuti rapat pleno ini, kami lebih baik keluar dari rapat pleno, ” papar Masduki, seusai meninggalkan rapat tersebut.

Meski adanya aksi walk out yang dilakukan saksi dua paslon. Namun, rapat pleno tetap dilanjutkan dengan agenda penghitungan dari 4 kecamatan yakni untuk Gadingrejo, Purworejo, Panggungrejo dan Bugul Kidul.

Dari hasil penghitungan tersebut, diketahui total suara untuk paslon IYA peroleh 1.231 suara (1.09%), paslon SEHAT dapat 62.789 suara (55,51%) dan BERHASIL memperoleh 49.086 suara (43,40%. Sementara untuk suara yang rusak (tak sah) mencapai 2.234 suara.

Dengan demikian, sidang pleno hanya disaksikan oleh paslon SEHAT saja. Sehingga sesuai dengan data yang masuk dan penghitungan resmi KPU dan berdasarkan berita acara. Paslon SEHAT unggul dari dua paslon lain. (jon/gus). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *