Pasuruan (Kabarpas.com) – Ratusan offroader dari sejumlah Kota dan Kabupaten se-Jawa Timur, turut ambil bagian dalam kejuaraan offroad tingkat Jatim, yang berlangsung di Sirkuit Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir, Grati, Kabupaten Pasuruan.
Pantauan Kabarpas.com di lokasi, para offroader itu memacu adrenalin untuk meraih finish tercepat. Bahkan, dalam ajang ini sempat terjadi sebuah insiden mobil offroader milik Iskandar asal Surabaya, yang sampai terbalik lantaran kurang menguasai medan yang penuh dengan gundukan tanah menjulang tersebut.
Kendati demikian, sejumlah peserta mengaku sangat puas, dengan track tersebut karena sangat memacu adrenalin dan menantang. Hal itu seperti yang diungkapkan oleh Wisnumurti, (17), yang merupakan offroader termuda dalam lomba ini.
“Medan-nya benar-benar menantang. Tadi saya sempat mengira kalau medannya hanya biasa-biasa saja. Eh, tidak tahunya susah dan menguras tenaga. Tapi, bagaimana pun juga saya puas ikut event ini,” kata remaja asal Surabaya tersebut, saat ditemui Kabarpas.com di lokasi. Minggu, (08/11/2015).
Sementara itu, Komandan Komando Latih Korps Marinir (Dankolatmar) Grati, Kabupaten Pasuruan, Kolonel Marinir Imam Sopingi mengatakan, kalau kegiatan yang digelar sejak hari Sabtu (07/11/2015) kemarin hingga hari ini, (Minggu.red), ialah untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Marinir ke-70.
“Acara ini dalam rangka memperingati HUT Marinir ke-70. Untuk para pesertanya yaitu berasal dari sejumlah Kota dan Kabupaten yang ada di Jawa Timur,” ujarnya kepada Kabarpas.com saat ditemui di lokasi.
Selain itu ia juga menambahkan, kalau semula pihaknya sempat menginginkan kalau event ini bisa menjadi event Nasional. Namun, karena terkendala keterbatasan waktu. Sehingga pihaknya terpaksa mendatangkan para offroader di Jawa Timur.
Selain itu, dalam even ini pihak Kolatmar juga memberikan kesempatan kepada sejumlah peserta yang akan mencapai finish duluan. Untuk langsung menuju ke lapangan tembak, guna menjajal kemampuan menembak dalam kurun waktu 20 detik.
“Kami sengaja membikin even ini semenarik mungkin dan berbeda dengan lainnya. Sehingga kami beri kesempatan kepada peserta, untuk menjajal kemampuan menembak dengan waktu yang cepat dan singkat,” pungkasnya. (ajo/abu).














