Probolinggo (Kabarpas.com) – Polisi saat ini tengah meggelar rekontruksi pembunuhan Abdul Ghani, di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Dalam rekontruksi pembunuhan tersebut, pihak kepolisian mendatangkan sejumlah tersangka, salah satunya yaitu Taat Pribadi yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka lantaran menjadi otak pembunuhan dalam kasus ini.
Pantauan Kabarpas.com di lokasi, rekontruksi pembunuhan ini dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Yakni, dengan diawali para tersangka mendapat perintah dari Dimas Kanjeng Taat Pribadi untuk membunuh korban Abdul Ghani.
Selanjutnya, sejumlah tersangka melakukan pertemuan di belakang rumah induk milik Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Selain itu, mereka juga melakukan koordinasi di dekat gapura. Setelah itu menuju ke depan Asrama Putra. Di tempat inilah, diduga para tersangka membunuh korban.
Hingga berita ini diketik, rekontruksi pembunuhan sadis tersebut masih berlangsung. Sejumlah tersangka memperagakan satu persatu adegan pembunuhan Abdul Ghani. Sementara itu, ratusan polisi dari Polda Jawa Timur (Jatim) dan Polres jajaran mengawal ketat jalannya rekontruksi pembunuhan tersebut.
Seperti dikabarkan sebelumnya, Dimas Kanjeng Taat Pribadi ditangkap oleh pihak Polda Jatim pada 22 September 2016 lalu. Ia ditangkap setelah sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka otak pembunuhan terhadap dua mantan pengikutnya.
Pembunuhan itu dilakukan lantaran kedua korban mengancam akan membongkar seluruh kedok ajaran-ajaran menyimpang yang ada di dalam Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi tersebut. (abu avzalea).












