Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 27 Okt 2022

Petugas Gabungan di Kota Pasuruan Razia Obat Sirup yang Dilarang Dijual


Petugas Gabungan di Kota Pasuruan Razia Obat Sirup yang Dilarang Dijual Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Razia peredaran obat sirup terus digencarkan di Kota Pasuruan, guna pencegahan kasus gagal ginjal. Kali ini, Disperindag Kota Pasuruan menggelar operasi gabungan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) didampingi Satpol PP, dan Polres Pasuruan Kota merazia sejumlah toko swalayan pada Kamis (27/10/2022).

Tim operasi gabungan mulai bergerak sekitar pukul 09.00 WIB. Petugas merazia 5 toko swalayan di wilayah Kecamatan Purworejo dan Gadingrejo.
Satu per satu rak obat toko swalayan diperiksa.
Bagian gudang penyimpanan toko swalayan juga tidak luput dari pengecekan.

Kabid perdagangan Disperindag kota Pasuruan Riski Pramita, mengatakan bahwa dalam razia kali ini pihaknya belum menemukan adanya toko swalayan yang menjual merk-merk obat sirup yang dilarang.

“Monitoring evaluasi kali ini yang kami datangi supermarket, hasilnya semua sudah melaksanakan himbauan untuk kami menarik obat-obatan yang dilarang,” ujar Riski.

Sementara itu, Neli Marida, anggota Sub Koordinasi Kefarmasian Alat Kesehatan dan Perbekalan Dinkes Kota Pasuruan menjelaskan jika razia kali ini difokuskan pada 5 merk obat sirup yang dilarang serta ditarik oleh BPOM.

Adapun 5 merk obat sirup yang ditarik peredarannya, di antaranya Termorex Sirup (obat demam), Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), Unibebi Demam Sirup dan
Unibebi Demam Drops.

“Kalau dulu kan semua obat sirup dilarang  setelah ada edaran baru, obat sirup lain sudah diperbolehkan dijual kecuali 5 jenis itu,” jelas Neli.

Meskipun begitu, hingga kini Neli memastikan di wilayah Kota Pasuruan hingga kini belum ditemukan kasus gagal ginjal akut anak.

Berdasarkan data sementara, 5 kasus gagal ginjal akut masih tercatat berada di wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Kalau di Kota Pasuruan masih belum ada kasus gagal ginjal akut,” pungkasnya. (emn/ida).

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Mas Adi Tekankan Bahaya Narkoba bagi Generasi Emas 2045

25 April 2026 - 08:10

Berangkatkan Ratusan Calon Jemaah Haji Kota Pasuruan, Begini Pesan Mas Adi…

24 April 2026 - 04:35

Bunda Ani Adi Wibowo Ajak Peran Aktif Orang Tua Cegah Perkawinan Anak

23 April 2026 - 17:53

Cegah Tertukar, Calon Jemaah Haji Kota Pasuruan Beri Tanda Koper dengan Boneka hingga Pita Warna-warni

22 April 2026 - 08:36

Dorong Perlindungan Pekerja Lebih Luas, BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan Kumpulkan 100 PKBU dalam Customer Gathering

21 April 2026 - 22:59

Matangkan Revisi Perda Disabilitas, Komisi E DPRD Jatim Gagas Koperasi Kodifa Jawara

21 April 2026 - 17:45

Trending di Berita Pasuruan