Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Politik & Pemerintahan · 15 Des 2015

Pemkab Probolinggo Raih Penghargaan Anugerah Daerah Berprestasi Penerima DID 2016


Pemkab Probolinggo Raih Penghargaan Anugerah Daerah Berprestasi Penerima DID 2016 Perbesar

Probolinggo (Kabarpas.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo berhasil meraih penghargaan dari pemerintah pusat berupa Anugerah Daerah Berprestasi Penerima Dana Insentif Daerah (DID) Tahun Anggaran 2016.

Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/12/2015) kemarin. Ada  66 kepala daerah di Indonesia yang  juga menerima penghargaan serupa. Salah satunya yaitu Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf.

DID sendiri merupakan Dana Intensif Daerah dari Dirjen Perimbangan Daerah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang diberikan setelah daerah tersebut mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah. Raihan opini WTP tersebut didapat setelah dilakukan pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2014.

Atas keberhasilan itu, Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari mengungkapkan, bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras yang dilakukan semua pihak selama beberapa tahun terakhir yang membuahkan hasil manis. Di mana dalam dua tahun terakhir Kabupaten Probolinggo mampu meraih opini WTP dari BPK RI.

“Alhamdulillah, penghargaan DID ini merupakan komitmen kami yang ingin terus melakukan yang terbaik dan terjadinya peningkatan dalam segala aspek, baik dari kesehatan fiskal dan pengelolaan keuangan daerah, pelayanan dasar publik, serta ekonomi dan kesejahteraan,” kata perempuan yang akrab disapa Bu Tantri tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Kabupaten Probolinggo, Tanto Walono menyampaikan, bahwa dengan penghargaan ini Kabupaten Probolinggo mendapatkan kucuran DID sebesar Rp 38 miliar.

“Tidak semua kepala daerah mendapatkan reward semacam ini. Sebab ada sejumlah indikator yang menjadi pertimbangan suatu daerah untuk mendapatkan reward DID. Salah satunya yaitu harus mendapatkan opini WTP, serta pembahasan dan penetapan APBD tepat waktu,” ujarnya.

Tanto juga mengungkapkan, kinerja pemerintahan dalam sektor ekonomi, pertanian dan lainnya harus masuk kategori baik. Ditambah lagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang didapat minimal 10 persen dari pendapatan daerah.

“Kabupaten Probolinggo sudah memenuhi indikator tersebut. PAD tahun depan yang mencapai Rp 200 milyar misalnya sudah memenuhi 10 persen total pendapatan daerah yang mencapai Rp 2 triliun,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi itu berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana jatah DID sasarannya hanya ada di bidang pendidikan. Tetapi tahun depan, DID bisa diperuntukkan untuk kegiatan umum. “DID tahun depan bisa digunakan untuk pendidikan, kesehatan atau infrastruktur jalan,” pungkasnya. (sam/tin).

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

DP3AKB Jember Masuk 5 Besar PPA Award Jawa Timur

17 Juni 2025 - 20:13

DP3AKB Jember Sebut Stunting Bisa Ditekan dengan Pemenuhan Gizi dan Pola Hidup Sehat

17 Juni 2025 - 19:29

Kasatpol PP Pemkab Jember Pimpin Prosesi Pembaretan Anggota Baru dari Unsur CPNS dan P3K

17 Juni 2025 - 18:15

Sengketa 4 Pulau Aceh ke Sumut, JCC: Mendagri Jangan Repotkan Presiden Prabowo

16 Juni 2025 - 11:13

Koperasi Desa Sidomulyo Jadi Percontohan se-Indonesia, Sekda Jupriono: Ini Jadi Pemicu Ekonomi di Desa

15 Juni 2025 - 22:41

Hore! 2 Dusun di Desa Plalangan Kini Diterangi Lampu-lampu PJU Berkat TMMD Kodim 0824/Jember

28 Mei 2025 - 08:20

Trending di KABAR NUSANTARA