Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Teras · 20 Jun 2016

Jelang Arus Mudik, Pemkab Banyuwangi Bentuk Satgas Jalan Berlubang


Jelang Arus Mudik, Pemkab Banyuwangi Bentuk Satgas Jalan Berlubang Perbesar

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Menyambut arus mudik lebaran, Pemkab Banyuwangi memastikan bahwa seluruh jalan di wilayahnya layak untuk dilewati kendaraan. Salah satu caranya ialah dengan menerjunkan satgas jalan berlubang (SJB) untuk memburu jalan-jalan yang masih rusak di seluruh wilayah Bumi Blambangan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya (PU BMCKR) Mudjiono kepada Kabarpas.com. Ia mengatakan satgas jalan berlubang dibentuk untuk memastikan jalan-jalan kabupaten, yang siap dilewati arus kendaraan mudik. Satgas ini bekerja dengan cara menyisir maupun menindak lanjuti aduan dari masyarakat terkait jalan berlubang.

“Satgas ini sifatnya reaksi cepat untuk menangani yang sifatnya darurat. Tidak hanya kami terjunkan menjelang arus mudik, tapi selama ramadan ini kami maksimalkan tugasnya. Misalnya ada jalan kabupaten yang rusak maupun tergenang, satgas langsung terjun menambal,” kata Mudjiono kepada Kabarpas.com, Senin (20/06/2016).

Satgas jalan berlubang, kata Mudjiono terdiri atas 4 tim unit reaksi cepat (URC) yang ada di 4 Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas PU BMKCR, yakni URC Banyuwangi, URC Rogojampi, URC Genteng dan URC Bangorejo. Masing-masing URC tersebut diisi oleh 6 orang satgas yang dibekali dengan peralatan yang dibutuhkan dan bekerja secara bergantian.

“Mereka selama ini bertugas keliling mengontrol kondisi jalan kabupaten, baik jalan berlubang maupun genangan. Mereka juga memilah kondisi jalan yang rusak ringan hingga berat. Khusus menjelang mudik ini, mereka kerjanya lebih diperekstra untuk memastikan jalan bisa dilewati pengendara dengan nyaman,” ujar Mudjiono kepada Kabarpas.com.

Sementara itu, Kepala Bidang Fisik Prasarana Abdul Kholik menambahkan khusus menjelang mudik ini, sejumlah ruas jalan menjadi perhatian kerja para satgas jalan berlubang. Yakni, jalan poros antar kecamatan dan jalan utama yang menjadi jalur pemudik masuk ke Banyuwangi.

“Satgas ini sudah sejak dua bulan lalu melakukan penyisiran jalan dan melakukan penambalan aspal. Sekarang tinggal 10 persen saja jalan yang masih perlu perbaikan,” ucap Kholik kepada Kabarpas.com.

Khusus untuk jalur utara yang melewati Ketapang, Kholik mengimbau agar pemudik menggunakan jalur alternatif lingkar Barat Ketapang. Mengingat ada perbaikan jembatan Ketapang yang diprediksi hingga usai Lebaran belum rampung. “Jembatan Ketapang itu proyek nasional. Informasi yang masuk ke pihak kami nantinya tetap diberlakukan tutup buka jalur dari dua arah hingga pengerjaannya selesai,” imbuh Kholik.

Selain itu, Mudjiono menambahkan masyarakat yang di daerah kawasannya masih ada jalan berlubang, bisa memberikan informasi kepada petugas tim SJB. Selain itu, masyarakat bisa mengirim aduan ke kelurahan atau bisa melalui twitter dan facebook milik Pemkab Banyuwangi ke akun twitter @banyuwangi_kab. Pihaknya menyatakan, penanganan genangan dan jalan berlubang akan ditangani dalam waktu maksimal 48 jam.

Sekeadar diketahui, panjang jalan kabupaten di wilayah Banyuwangi 3.010 km, jalan propinsi 114 km, dan jalan nasional mencapai 104,53 km. Selama 4 tahun terakhir Pemkab Banyuwangi telah memperbaiki jalan poros dan jalan desa di seluruh kabupaten hampir 2.750 kilometer (km). Di tahun 2016 ini, target perbaikan jalan di seluruh pelosok desa mencapai 600 km. (dik/gus).

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Cerdas Berdemo, Mahasiswa Harus Tingkatkan Reponsif Membaca dan Diskusi

27 September 2019 - 09:42

Tips Menambah Daya Ingat

19 Desember 2018 - 12:55

Inilah 5 Tips Aman Pencopet Saat Libur Lebaran

18 Juni 2018 - 16:15

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik

1 April 2018 - 17:42

Liga Champions 2018 Babak 16 Besar Akan Dimulai Dini Hari Nanti

6 Maret 2018 - 19:43

Denting Waktu

7 Januari 2018 - 19:07

Trending di Teras