Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Teras · 27 Apr 2016

International Tour de Banyuwangi Ijen Digelar Bulan Depan


International Tour de Banyuwangi Ijen Digelar Bulan Depan Perbesar

Banyuwangi (Kabarpas.com) – International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) kembali digelar. Tahun ini, ITdBI 2016 dihelat selama empat hari pada 11 – 14 Mei 2015 dan masuk dalam rangkaian agenda Banyuwangi Festival yang merupakan ajang pariwisata berjuluk The Sunrise of Java.

ITdBI yang memasuki tahun kelima penyelenggaaan ini akan menempuh empat etape dengan total panjang rute sejauh 567 kilometer. Meningkat dari tahun lalu yang hanya 555 km. Rute ini ditempuh dengan mengelilingi wilayah Banyuwangi dan dengan berpacu mendaki Gunung Ijen – Gunung Volcano aktif yang terkenal di dunia dengan fenomena “Blue Fire”-nya.

Event balap sepeda yang sudah masuk agenda rutin (calendar of event) Persatuan Balap Sepeda Internasional Internasional (Union Cycliste Internationale/UCI) ini akan diikuti para pebalap dari 24 negara, yaitu Spanyol, Italia, San Marino, Uni Emirat Arab, Kenya, Jepang, Australia, Thailand, Malaysia, Filipina, Singapura, Korea, Cina, Laos, dan Indonesia.

Mereka tergabung ke dalam 16 tim yang terdiri atas 13 tim luar negeri (termasuk continental team) dan 3 tim dalam negeri. Tim continental yang akan berkompetisi di ajang ini di antaranya adalah Skydive Dubai Al Ahli (UAE), Kinan Cycling Team (Jepang), Singha Infinite Cycling Team (Singapura), Kenya Down Under (Kenya), Terenggani Cycling Team (Malaysia), Swiss Welness Cycling Team (Australia), dan Team 7 Eleven Road Bike Philippines (Filipina).

Tim nasional negara lain yang turut bertanding adalah San Marino National Team. Adapun tim Indonesia yang akan bertanding antara lain Pegasus Continental Cycling Team, Banyuwangi Road Cycling Club dan KFC Jakarta.

Dikatakan Chairman ITdBI, Guntur Priambodo ajang balap sepeda tahun ini dipastikan akan lebih kompetitif. Selain juara bertahan ITdBI dua kali berturut-turut Peter Pouly dari tim Singha Infinite Cycling Team (Singapura), nama-nama punggawa balap sepeda seperti Jeremy Cameron (Swiss welness), Benjamin Prades (Team Ukyo), dan juara Asia Jang Sunjae (LX-IIBS Cycling Team Korea) semua menyatakan siap menaklukkan tanjakan Ijen yang mempunyai kemiringan 45′.

“Dibanding tahun 2014 lalu, tahun ini saya kira komposisi pemainnya lebih menarik, karena ada jagoan climber, ada pula yang sprinter. Tahun ini para climber Iran yang dikenal jagoan rute tanjakan absen. Kemampuan para pembalap tentu akan lebih merata. Mereka akan bersaing ketat dengan para pembalap Eropa dan Asia lainnya yang juga sudah menyiapkan jagoan KOM-nya (King of Mountain-red),” ujar Guntur yang Ketua Umum Pengprov Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (ISSI) Jawa Timur.

Ia menambahkan, pada tahun ini Iran tidak bisa mengikuti ITdBI karena di negaranya sedang dilaksanakan balap sepeda 2.1.
Selain itu, lanjut Guntur, para peserta tahun ini dapat dipastikan bertarung habis-habisan. Selain kemampuan pesertanya terdistribusi seimbang, rute terberat tanjakan Ijen merupakan rute terpendek yang hanya 123,5 km.

“Mereka pasti akan bertarung dengan speed tinggi serta full power. Selain juga, rute tanjakan merupakan poin yang paling besar, kita tepatkan di etape terakhir. Kali ini kita akan suguhkan strategi hajar-hajaran sampai etape terakhir. Seninya ini yang berbeda,” pungkasnya. (dik/gus)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Cerdas Berdemo, Mahasiswa Harus Tingkatkan Reponsif Membaca dan Diskusi

27 September 2019 - 09:42

Tips Menambah Daya Ingat

19 Desember 2018 - 12:55

Inilah 5 Tips Aman Pencopet Saat Libur Lebaran

18 Juni 2018 - 16:15

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik

1 April 2018 - 17:42

Liga Champions 2018 Babak 16 Besar Akan Dimulai Dini Hari Nanti

6 Maret 2018 - 19:43

Denting Waktu

7 Januari 2018 - 19:07

Trending di Teras