Deputi Bidang Perlindungan Anak Apresiasi Kerja Banyuwangi Children Center

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Banyuwangi Children Center yang merupakan pusat pengaduan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak mendapat apresiasi positif dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA). BCC dinilai sebagai salah satu cara cara pelibatan aktif masyarakat dalam memberikan hak keamanan anak dari ancaman kekerasan.

Hal itu diungkapkan Deputi Perlindungan Anak Kementerian PPA Pribudiarta Nur Sitepu, saat seminar penguatan penguatan peran masyarakat terhadap perlindungan anak di Banyuwangi. Pribudiarta mengatakan bahwa jumlah penduduk anak-anak di Indonesia sangat besar, yaitu mencapai 33,4 persen dari total jumlah penduduk atau sebanyak 87 juta anak. Mereka merupakan aset potensial bagi masa depan bangsa juga daerah.

“Apabila kualitas anak anak tersebut baik maka di masa depan akan menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan Indonesia namun jika kualitas SDM anak tidak terlindungi sejak dini maka yang terjadi juga akan sebaliknya,” kata Pribudiatna kepada Kabarpas.com saat ditemui seusai mengisi seminar tersebut, Selasa (07/06/2016).

Menurutnya, salah satu cara menjaga masa depan anak adalah dengan memberikan hak-hak anak seperti hak bermain, hak perlindungan. “Serta hak keamanan dan hak rekreasi,” imbuhnya.

Banyuwangi Children Centre yang digagasa oleh Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menurutnya menjadi salah satu penguatan pelibatan masyarakat dalam memberikan hak keamanan anak dari ancaman kekerasan. “BCC menjadi quick response atas kekerasan yang terjadi pada anak, ini juga menjadi penguatan program pemerintah pusat lewat di P2TP2A,” cetus Pribudiatna. (dik/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *