Probolinggo, Kabarpas.com – Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo menggelar bimbingan teknis (bimtek) penatausahaan persediaan tahun anggaran 2024 di Royal Orchid Garden Kota Batu.
Kegiatan yang dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo ini diikuti oleh 120 orang peserta terdiri dari unsur BPPKAD dan operator persediaan SKPD/Kecamatan/Puskesmas se-Kabupaten Probolinggo.
Turut mendampingi Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Probolinggo M. Sjaiful Efendi, Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo Kristiana Ruliani, Direktur CV Bina Karya Mandiri Marhendarto Achadi Soelistijo bersama narasumber Wiryanto Budy Wasito serta keluarga besar BPPKAD Kabupaten Probolinggo.
Dalam kesempatan tersebut diserahkan Award Operator Persediaan 2024 Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Untuk kategori OPD terbaik 1 diraih Anastasya Anita dari Dinas Pertanian, terbaik 2 diraih Tety Novitawati dari Dinas Perikanan dan terbaik 3 diraih Musaniful Fadli dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Kategori Kecamatan, terbaik 1 diraih Pravasta Arga dari Kecamatan Krucil, terbaik 2 diraih Muh. Ali Imron dari Kecamatan Bantaran dan terbaik 3 diraih Moch. Saiful Hidayat dari Kecamatan Lumbang. Kategori Puskesmas, terbaik 1 diraih Niken Trisna T dari Puskesmas Sukapura, terbaik 2 diraih Tika Risky Ambarwati dari Puskesmas Bantaran dan terbaik 3 Enny Herlany dari Puskesmas Kraksaan.
Dewi Kusmawati dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo dinyatakan sebagai Best Of The Best Operator Persediaan Terbaik Tahun 2024
Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo Kristiana Ruliani mengharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan akuntabilitas penatausahaan persediaan serta percepatan penyusunan laporan persediaan SKPD dan SKPKD pada akhir tahun anggaran 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. “Kami ingin memastikan bahwa semua laporan persediaan dapat disusun dengan efektif dan akuntabel, sehingga kami dapat meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk LKPD tahun 2024,” imbuhnya.
Sementara Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo mengharapkan semoga dengan terselenggaranya bimtek ini dapat meningkatkan akuntabilitas penatausahaan persediaan di Kabupaten Probolinggo pada tahun anggaran 2024.
“Penerapan aplikasi Sistem Informasi Persediaan Daerah (Siperda) oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang sudah dilakukan sejak tahun 2021 merupakan kebijakan untuk mendukung percepatan proses penyusunan laporan persediaan pada setiap akhir tahun anggaran, yang muara akhirnya menjadi bahan konsolidasi dalam penyusunan laporan keuangan SKPD dan LKPD di Kabupaten Probolinggo,” katanya.
Kepada seluruh peserta bimtek agar dapat mengikuti kegiatan ini secara serius sampai akhir, karena banyak ilmu yang akan bapak/ibu dapatkan dari narasumber nantinya, sehingga dapat kita implementasikan dalam proses penyusunan laporan persediaan di SKPD dan SKPKD pada akhir tahun anggaran 2024 ini.
“Harapan kami, setelah rangkaian kegiatan ini terpenuhinya target penyusunan laporan persediaan akhir tahun/periode tahun anggaran 2024 yang efektif dan akuntabel. Terwujudnya peningkatan kualitas penyusunan laporan persediaan pada akhir tahun tepat waktu serta tersampaikannya LK SKPD kepada Bupati serta LKPD Kabupaten Probolinggo kepada BPK RI tepat waktu,” tegasnya.
Terpisah, Dewi Kusmawati dari Diskominfo Kabupaten Probolinggo yang meraih predikat Best Of The Best Operator Persediaan Terbaik Tahun 2024 mengaku sangat bersyukur kepada Allah SWT atas prestasi yang diraihnya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada BPPKAD yang telah memberi reward Best of the Best tahun 2024 operator persediaan. Kami ucapkan terima kasih atas support dari orang tua, suami dan anak,” ungkapnya.
Dewi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pimpinan dan semua jajaran kerabat kerja di Dinas Kominfo yang telah memberikan dukungan yang luar biasa. Sebab tanpa dukungan tersebut, prestasi ini tidak akan bisa diraih.
“Semoga tahun depan kami bisa mempertahankan best of the best se-Kabupaten Probolinggo. Mohon dukungan dan kerja sama dari keluarga besar Diskominfo Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (len/ari).

















