Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Advertorial · 3 Sep 2016

OJK Gelar Workshop Edukasi Wartawan di Pasuruan


OJK Gelar Workshop Edukasi Wartawan di Pasuruan Perbesar

Pasuruan (Kabarpas.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 4 Jatim menyelenggarakan Workshop Edukasi Wartawan, yang dilaksanakan di salah satu hotel di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

“Keberadaan investasi ilegal atau bodong banyak bermunculan melalui media, kemudian beberapa media juga tidak melakukan kroscek terkait izin dari perusahaan investasi tersebut,” kata Wahid Hakim Siregar, Analis Direktorat Kebijakan dan Dukungan Departemen Penyidikan OJK, saat menyampaikan materinya di hadapan para peserta workshop.

Dirinya juga menambahkan bahwa saat ini pengetahuan masyarakat terkait fungsi OJK memang kurang. Namun, dirinya juga menegaskan bahwa OJK tidak bisa mengembalikan kerugian, apabila masyarakat terjebak pada investasi ilegal. Pasalnya, pihaknya hanya bisa melakukan penindakan dengan kerja sama pihak kepolisian serta kejaksaan atas dasar laporan masyarakat dan media.

“Hal seperti inilah yang kurang dimengerti masyarakat. Oleh karena itu, perlu edukasi dan diharapkan adanya satgas bisa memberikan edukasi kepada masyarakat. Karena satgas yang dibentuk itu untuk menginventarisasi kasus-kasus seperti ini, ditambah bantuan media yang juga melakukan kroscek,” terangnya.

ojk gelar edukasi wartawan2

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur Akhmad Munir yang turut hadir dalam acara workshop tersebut mengatakan, pers modern memiliki dua tantangan yaitu ketika kepentingan komersial harus berlawanan dengan idealisme, dan ketika pemilik media ikut dalam kepentingan politik.

“Ini harus dihadapi oleh setiap industri pers. Dan untuk menghadapinya industri pers harus menjaga keseimbangan antara dua tantangan itu, agar proses produksi pers tetap berjalan serta yang paling utama tidak mengalami kerugian. Dua tantangan tersebut adalah bagian dari dinamika pers modern, sehingga keduanya harus berjalan seimbang,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Munir juga memberikan contoh saat adanya perusahaan investasi memasang iklan ke media, dengan promosi yang menawarkan keuntungan tidak masuk akal.

“Kasus-kasus semacam ini secara tegas harus ditolak dan dilakukan kroscek ke pihak terkait seperti halnya OJK, agar tidak menimbulkan persoalan yang meresahkan masyarakat. Sebab fungsi kroscek ini menjadi bagian dari idealisme pers modern, yang tidak boleh hilang. Sehingga tetap seimbang dalam menyebarluaskan informasi,” terangnya.

ojk gelar edukasi wartawan

Untuk sekedar diketahui bahwa workshop ini, diikuti oleh puluhan wartawan dari media cetak, TV, media online dan juga radio. Dalam Workshop ini, para wartawan memperoleh berbagai materi mengenai jasa keuangan, di antaranya yaitu seputar informasi tentang asuransi, pasar modal, lembaga keuangan mikro, serta perkembangan industri lembaga pembiayaan. (adv).

 

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Bank Jatim Cabang Kraksaan Gelar Gathering Bersama OPD Pemkab Probolinggo

23 April 2026 - 08:49

KPU Kota Probolinggo Gelar Sosialisasi Hasil Pilkada Serentak 2024

1 Mei 2025 - 11:37

Aqua Pasuruan bareng Mitra Program Gelar Kolaborasi Bersama Peringatan Hari Bumi dan Kartini

29 April 2025 - 16:03

Realme C75x Resmi Hadir Menjadi Smartphone Tahan Air dengan IP69 Paling Terjangkau di Kelasnya

28 Februari 2025 - 09:47

Konferda Sukses Digelar, Raden Robby Pramadi Terpilih Sebagai Ketua Pengda IPPAT Pasuruan

23 Februari 2025 - 09:27

BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan Bersama Pemkab Pasuruan Komit Tingkatkan UCJ

22 Januari 2025 - 12:41

Trending di Advertorial