Pasuruan, Kabarpas.com – Pihak kepolisian menduga bahwa penyebab kecelakaan maut yang melibatkan antara mobil Daihatsu Taft dengan Kereta Api (KA) Tawang Alun, di Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, karena sopir mobil kurang berhati-hati saat mengendarai kendaraannya.
“Untuk dugaan sementara, pengemudi mobil kurang hati – hati saat melintasi perlintasan kereta api. Sebab perlintasan kereta api itu juga tidak memiliki palang pintu,” ujar Kanit Laka Lantas Polres Pasuruan, Ipda A Khunaefi kepada Kabarpas.com, saat ditemui di lokasi. Jumat (19/11/2021).
Kendati demikian, ia mengaku pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendalami dan mencari tahu penyebab kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api dan mobil tersebut.
“Dari informasi di lapangan, mobil daihatsu Taft yang dikemudikan Stefen Fang Njoto ini melaju dari arah perusahaan mebel milik ayahnya. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil naas itu disambar KA yang melaju dari arah Surabaya menuju Malang,” terangnya.
Seperti dikabarkan sebelumnya, kecelakaan maut yang merenggut empat nyawa ini terjadi di perlintasan kereta api Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pada Jumat (19/11/2021) siang. Mobil Daihatsu Taft Nopol N 1898 VQ yang ditumpangi bapak, ibu dan dua anaknya ini disambar kereta api Tawangalun KA 315 yang melaju dari arah Surabaya menuju Malang. (sam/ida).

















