Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 31 Mar 2019

Komplotan Pencopet Keok di Tangan Penumpang Bus


Komplotan Pencopet Keok di Tangan Penumpang Bus Perbesar

Reporter : Ajo

Editor : Agus Hariyanto

 

 

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Dua pelaku copet yang selama ini kerap beraksi di dalam bus keok di tangan penumpang. Itu usai keduanya melakukan aksi mencopet handphone milik seorang penumpang bus Tentrem jurusan Surabaya-Malang, di Simpang Empat Jetak, Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Informasi yang diperoleh Kabarpas.com, kedua pelaku diketahui bernama, Dedy Tryana (49), asal Dusun Karangrejo, Desa Dolopo, Kecamatan Gampingrejo, Kabupaten Kediri. Para pelaku selanjutnya diserahkan ke polisi.

Sementara, satu pelaku lainnya yakni, Edy Anwar (55), warga Jalan KH Hasyim Asyarie VI/14-15 L, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, masih jalani pemeriksaan.

Kejadian ini berawal saat korban Dewi Suciami (25), asal Jalan Dr Cipto III No. 1 Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, menumpang bus Tentrem jurusan Surabaya-Malang.

Lantaran penumpang bus berjubel, sehingga korban berdiri berhimpitan di dekat pintu berdekatan dengan kedua orang pelaku tersebut.

Namun, sesampainya di lokasi, bus berhenti untuk menurunkan penumpang. Nah, pada saat itu korban merasakan ada yang meraba-raba tas miliknya dan setelah dilihat ternyata handphone yang dibawa raib dari tas.

Korban pun panik hingga handphone miliknya diketahui sudah dipegang oleh pelaku Dedy. Spontan korban meneriakinya “Maling”.

Tahu ada ribut-ribut, beberapa penumpang lelaki langsung sigap dan berhasil menangkap kedua pelaku. Dari aksi pelaku, polisi mengamankan handphone warna hitam dan 1 potong jaket dijadikan barang bukti.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, saat beraksi di atas bus penumpang tersebut, keduanya punya peran masing-masing. Saat itu, pelaku Dedy yang mencopet handphone korban. Sedangkan Edy, berperan untuk menutup aksi Dedy, ” ujar Kapolsek Pandaan, Kompol Ahmad, Minggu (31/3/2019).

Dijelaskan, kedua pelaku merupakan spesialis copet antar daerah. “Mereka (pelaku.red) selama 3 tahun ini juga kerap beraksi di kawasan Krian, Sidoarjo-Surabaya,” pungkasnya. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 55 kali

Baca Lainnya

HIMMAH Campus Expo Naik Kelas Jadi Event Bergengsi bagi Pelajar di Jawa Timur

31 Januari 2026 - 14:25

dr. Adi Widianto Resmi Dilantik Jadi Direktur RSUD dr. R. Soedarsono Pasuruan

31 Januari 2026 - 06:45

Kecelakaan Beruntun Pasuruan, Satu Orang Meninggal Dunia

30 Januari 2026 - 17:09

Wali Kota Pasuruan Lantik 55 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Integritas ASN dan Pelayanan Publik

30 Januari 2026 - 08:18

Terpilih Aklamasi di Musda XI, Nik Sugiharti Nahkodai Golkar Kabupaten Pasuruan

29 Januari 2026 - 21:33

Berguru ke Solo, DPRD Kabupaten Pasuruan Matangkan Tata Kelola Perumdam

29 Januari 2026 - 11:27

Trending di Berita Pasuruan