Jember, Kabarpas.com – Akses layanan administrasi kependudukan di Jember mulai bergeser dari yang semula terpusat di kota, kini mendekat ke tingkat kecamatan. Pemerintah Kabupaten Jember menghadirkan layanan pencetakan e-KTP langsung di kantor kecamatan, sehingga warga tak lagi harus menempuh jarak jauh hanya untuk mengurus dokumen dasar tersebut.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya perbaikan pelayanan publik di bawah kepemimpinan Bupati Jember Muhammad Fawait. Melalui program bertajuk “Peta Cinta Pelayanan Tuntas Cetak KTP Elektronik di Kecamatan”, pemerintah daerah mendorong efisiensi sekaligus memangkas antrean di kantor pusat Disdukcapil.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jember, Bambang Saputro mengatakan kesiapan teknis menjadi kunci utama dalam implementasi program tersebut. Salah satunya adalah menjamin ketersediaan blanko e-KTP.
“Untuk memastikan pelaksanaan inovasi pelayanan publik ini berjalan baik dan optimal, kami akan selalu menjamin ketersediaan blanko KTP elektronik di Kabupaten Jember,” ujarnya.
Menurut Bambang, selain masih memiliki stok dari hibah akhir 2025, pihaknya juga rutin mengajukan kebutuhan blanko ke pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.
Dari sisi sumber daya manusia, Disdukcapil Jember menempatkan masing-masing dua operator di setiap kecamatan. Dengan total 31 kecamatan, petugas ini menjadi ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Seluruh SDM kami, baik di kecamatan maupun di kantor Dispendukcapil, bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing,” katanya.
Tak hanya itu, perangkat pendukung seperti alat perekaman dan mesin cetak e-KTP juga telah disiapkan di seluruh kecamatan. Pemerintah memastikan seluruh peralatan tersebut dalam kondisi berfungsi untuk menunjang kelancaran layanan.
Dengan desentralisasi layanan ini, Pemkab Jember berharap proses pengurusan e-KTP menjadi lebih cepat, mudah, dan merata. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi mendekatkan pelayanan publik ke masyarakat, terutama bagi warga yang selama ini terkendala jarak dan biaya transportasi. (dan/ian).

















