Jakarta (Kabarpas.com) – Sebanyak 66 peternak yang berasal dari koperasi di Jawa Barat dan Jawa Timur, terpilih untuk mengikuti pelatihan dan pengajaran yang diberikan oleh PT Frisian Flag Indonesia (FFI).
Sebagaimana rilis yang diterima oleh redaksi Kabarpas.com dari PT Frisian Flag Indonesia (FFI) menyebutkan, pelatihan dan pengajaran yang menjadi bagian dari program Farmer2Farmer ini, dimotori oleh tiga peternak ahli binaan FrieslandCampina, Belanda. Selama tiga pekan, para peternak terpilih ini telah mendapatkan berbagai macam materi pelatihan mulai dari pemberian pakan, perawatan anak sapi (pedet), praktik dan higienitas dari pemerahan sapi, perawatan mesin pemerahan sapi, hingga desain dan pembangunan kandang ternak.
“Data menunjukkan bahwa masih ada potensi besar, baik dalam pengembangan industri pengolahan susu maupun pengembangan usaha untuk para peternak Indonesia. Potensi inilah yang menjadi dasar kami untuk terus mendorong para peternak sapi perah lokal menguatkan kapasitasnya agar dapat meningkatkan produktivitas ternak mereka dalam memproduksi susu sapi segar yang berkualitas,” kata Presiden Direktur FFI Maurits Klavert dalam rilis yang diterima Kabarpas.com.
Ditambahkan, program Farmer2Farmer ini merupakan bagian dari Dairy Development Program (DDP) garapan FrieslandCampina sebagai perusahaan induk FFI dan menjadi salah satu upaya mencapai tujuan jangka panjang Perusahaan, yaitu meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah lokal di negara tempat FrieslandCampina beroperasi.
“Kami menyadari pentingnya peran peternak sapi perah dalam industri pengolahan susu di Indonesia.
Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia tahun 2015, peternak susu sapi lokal hanya mampu memproduksi 23% kebutuhan susu nasional, atau sekitar 805.363 ton susu sapi segar. Sisanya masih harus dipasok dari luar negeri,” pungkasnya. (***/abu).












