Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 21 Okt 2014

Tukang Gali Sumur Tewas, Diduga Usai Hirup Gas Beracun


Tukang Gali Sumur Tewas, Diduga Usai Hirup Gas Beracun Perbesar

Sukorejo (Kabarpas.com) – Warga Dusun Sadan Timur, Desa Kalirejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan mendadak digemparkan dengan tewasnya seorang penggali sumur bernama Mursid. Pria berusia 50 tahun itu tewas diduga usai menghirup gas beracun. Selasa, (21/10/2014).

Peristiwa naas ini bermula saat korban dengan dua orang rekannya sedang mengguras sumur yang berada di belakang rumah milik saudaranya bernama H. Hasan. Dan dengan peralatan seadanya diantaranya yaitu tali tambang dan timba. Korban kemudian turun ke dalam sumur tersebut.

Akan tetapi, pada waktu sudah berada di dalam sumur, korban mengaku kalau dirinya mengalami pusing dan lemas. Mendapati hal itu, dua rekan korban lalu berusaha untuk mengangkat korban ke permukaan.

Namun, ternyata mereka tak kuat menarik korban, karena badan korban yang begitu besar, sehingga akhirnya mereka berdua meminta tolong warga sekitar untuk menarik korban yang berada di dalam sumur tersebut, supaya bisa terangkat ke atas.

“Bahkan tadi ada beberapa orang warga yang juga berusaha untuk membantu menarik tubuh korban ke atas. Akan tetapi, sama tidak berhasil. Itu mungkin dikarenkan tubuh korban sudah lemas. Sehingga tali yang diikatkan ke tubuhnya tidak bisa,” ucap Mustofa, warga setempat, saat ditemui Kabarpas.com di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setelah menunggu hampir tiga jam. Akhirnya, tubuh korban baru bisa diangkat ke permukaan oleh Tim SAR Detasemen 8 Brimob Malang. Sayangnya, pada saat berhasil dievakuasi tersebut, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Pantauan Kabarpas.com di lokasi, pada waktu jasad korban berhasil diangkat ke permukaan, sejumlah keluarga dan kerabat korban menangin histeris. Bahkan, salah satu saudara korban bernama Salima langsung pingsan ketika melihat korban terbujur kaku. Sehingga terpaksa harus dibopong oleh warga dan saudaranya.

Iptu Suwito, anggota Tim SAR Detasemen 8 Brimob Malang mengatakan, bahwa korban tewas diduga akibat keracunan pada waktu berada di dalam sumur naas tersebut. “Untuk dugaan sementara, korban tewas karena usai menghirup gas beracun yang ada di dalam sumur dengan kedalaman mencapai 15 meter itu,” pungkasnya. (sya/uje).

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Di Forum Pemuda, Fawait Paparkan Strategi Atasi Kemiskinan dan Perbaiki Pendidikan di Jember

7 Maret 2026 - 20:32

Siapkan Masa Depan PTNU, LPT PBNU Gelar Seminar dan Anugerah Pendidikan Tinggi 2026 di UNUSA

5 Maret 2026 - 21:22

Tiket Pesawat Mudik Lebaran Turun, Pemkab Jember Siap Layani Lonjakan Penumpang

5 Maret 2026 - 19:51

Program Mobil Home Care “Gus Bupati” Segera Meluncur, Dinkes Matangkan Sistem Layanan

5 Maret 2026 - 19:45

Pemerintah Turun Tangan, Warga Panti Dapat Bantuan Setelah Banjir Bandang

5 Maret 2026 - 19:43

Bupati Fawait Umumkan Program Pemasangan Meteran Listrik Gratis untuk Warga Jember

5 Maret 2026 - 19:38

Trending di Peristiwa