Probolinggo (Kabarpas.com) – Petugas kepolisian yang mendapat laporan adanya belasan mobil yang menjadi korban pelemparan batu, langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi.
Dari hasil keterangan para saksi dan korban. Petugas akhirnya mendapatkan ciri-ciri pelaku. Sehingga seketika itu juga petugas langsung mengejar para pelaku. Alhasil, tiga orang remaja yang diduga kuat pelaku pelemparan batu berhasil diamankan.
“Ketiga remaja itu masih berusia di bawah umur. Mereka adalah berinisial FR (17), warga Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, RK (17), warga Desa Kecik, Kecamatan Besuk, dan MT (16), warga Desa Kertosono, Kecamatan Gading,” ujar salah satu anggota polisi yang enggan disebutkan namanya kepada Kabarpas.com.
Saat ini ketiga remaja tersebut, sudah diamakan oleh pihak kepolisian setempat dan ditahan di Mapolsek Kraksaan. “Dari hasil pemeriksaan, ketiga remaja itu mengaku emosi dan dendam, karena sebelumnya usai diserempet bus,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Sementara itu, seperti dikabarkan sebelumnya, Suasana arus mudik lebaran di Jalur Pantura Kabupaten Probolinggo diwarnai dengan aksi pelemparan batu, terhadap para pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut. Akibatnya, belasan mobil jadi korban pelemparan batu. Diduga aksi itu dilakukan oleh tiga orang remaja di wilayah setempat yang dalam kondisi mabuk. (har/gus).

















