Terjadi 7 Kali Gempa Letusan Guncang Kawah Bromo

Probolinggo (Kabarpas.com) – Sebuah gempa letusan mengguncang kawah Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo. Bahkan, gempa letusan tersebut terjadi sebanyak tujuh kali. Meski demikian, letusan yang keluar tersebut hanya tergolong kategori erupsi eksplosif. Sabtu, (09/01/2016) pagi.

Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, letusan tersebut terjadi dalam kurun waktu selama 12 jam lebih. Yakni, dari Jumat (08/01/2016) malam kemarin, hingga Sabtu (09/01/2016) pagi tadi. Gempa letusan itu berdurasi 12 hingga 15 detik, dengan amplitudo maksimal hingga 36 milimeter.

Letusan disertai pancaran sinar api dan suara gemuruh menerus dari dalam kawah. Sementara ketinggian semburan mencapai 600 meter di atas puncak kawah atau 2.929 meter di atas permukaan laut dengan arah asap menuju barat.

“Selama erupsi Gunung Bromo, letusan ini merupakan aktivitas tertinggi. Terutama jika dilihat dari gempa vulkanik yang overskill di atas 40 milimeter. Tapi, letusan ini tergolong eksplosif,” kata Tais salah satu warga sekitar kepada Kabarpas.com.

Ia menambahkan, meski tergolong eksplosif. Namun, muntahan material vulkanik saat ini masih berupa material sekunder berupa abu vulkanik. Adapun material primer berupa lontaran lava belum teramati oleh petugas PVMBG. (sam/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *