Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 3 Okt 2025

Tegas Copot Pejabat Absen, Bupati Fawait Tunjukkan Komitmen Bunga Desa


Tegas Copot Pejabat Absen, Bupati Fawait Tunjukkan Komitmen Bunga Desa Perbesar

Jumat, 03 Oktober 2025 – 13.10 | 1390 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Komitmen Bupati Jember Muhammad Fawait dalam memastikan jalannya program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) kembali ditunjukkan lewat langkah tegas. Plt Kepala Dinas Cipta Karya dicopot dari jabatannya setelah absen dalam agenda strategis yang mempertemukan jajaran Pemkab Jember dengan kepala desa, RT, dan RW di Kecamatan Sumberbaru, Jumat (26/9/2025).

Pencopotan mendadak itu dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jember, Rachman Hidayat. Menurutnya, perintah bupati datang langsung saat sarasehan masih berlangsung. “Bupati menegaskan agar tidak ada pejabat yang menyepelekan agenda Bunga Desa. Malam itu juga beliau meminta ada pergantian. Kami segera menerbitkan SK sesuai arahan,” ujarnya.

Tidak berselang lama setelah sarasehan berakhir, SK penggantian diterbitkan. Jabatan Plt Kadis Cipta Karya beralih kepada Nurul Hafid Yasin, yang merangkap jabatan sebagai kepala definitif Bagian Kesejahteraan Rakyat.

Langkah ini memperlihatkan konsistensi Bupati Fawait bahwa Bunga Desa bukanlah agenda seremonial, melainkan wadah nyata untuk mendengar aspirasi rakyat secara langsung. Ia menegaskan tidak ada toleransi bagi pejabat yang tidak menunjukkan komitmen penuh dalam program tersebut.

Program Bunga Desa memang dirancang sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat desa. Salah satu isu dominan yang mencuat adalah soal infrastruktur, bidang yang berada dalam kewenangan Dinas Cipta Karya. Ketidakhadiran pucuk pimpinan dinas itu dinilai tidak sejalan dengan semangat pelayanan prima yang diusung Bupati Fawait.

Sikap tegas bupati mendapat apresiasi dari para kepala desa peserta sarasehan yang datang dari Kecamatan Semboro. Para kades menilai kebijakan ini menjadi sinyal penting bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak menganggap enteng program strategis pemerintah kabupaten.

“Kami menyaksikan langsung bagaimana bupati meminta Kepala BKPSDM mengganti Plt Kadis malam itu juga. Ketegasan seperti ini penting agar pejabat benar-benar bekerja untuk kepentingan rakyat. Apalagi infrastruktur menjadi kebutuhan mendesak yang selalu kami suarakan,” tuturnya.

Mereka menyebut, kehadiran pejabat teknis dalam forum Bunga Desa bukan sekadar formalitas, melainkan kesempatan untuk menyerap usulan dan segera menindaklanjutinya. “Kalau sampai tidak hadir, tentu mengecewakan. Karena forum ini adalah ruang rakyat untuk berbicara langsung,” imbuhnya.

Kasus pencopotan mendadak ini menjadi peringatan serius bagi OPD lain agar segera beradaptasi dan menyesuaikan ritme dengan agenda prioritas bupati. Rachman Hidayat menegaskan, sikap cepat dan tegas itu mencerminkan komitmen Pemkab Jember di bawah kepemimpinan Fawait dalam membangun kultur kerja yang disiplin dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Pesan bupati jelas, semua program, terutama Bunga Desa adalah ruang kita untuk bekerja langsung mendengar dan mencari solusi. Maka pejabat harus hadir, bukan hanya secara fisik, tetapi juga dengan kinerja nyata,” tegas Rachman.

Dengan ketegasan ini, Bupati Fawait sekaligus mengirim pesan bahwa Jember Baru yang ia gaungkan tidak bisa diwujudkan tanpa kedisiplinan, keseriusan, dan keberpihakan penuh aparatur pemerintah kepada rakyat. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 54 kali

Baca Lainnya

MPM Honda Jatim Perkuat Kesiapsiagaan Karyawan Lewat Pelatihan Emergency Response Team di Malang dan Surabaya

17 April 2026 - 12:16

Jember Gaspol Latih Atlet, Siap Sambut Marching Band Asia 2027

17 April 2026 - 11:57

Nenek Penjual Cilok di Pasuruan Naik Haji Setelah Menabung 50 Tahun

17 April 2026 - 07:36

Jember Jadi Percontohan Nasional, BGN Targetkan 400 SPPG dengan Perputaran Rp400 Miliar per Bulan

17 April 2026 - 07:28

Pansus LKPJ DPRD Kota Probolinggo Bongkar Masalah Serius: Dari Anggaran “Pincang” hingga Data Bantuan Seragam

16 April 2026 - 19:19

Kolaborasi Pemkot Pasuruan & Indomaret, 250 Balita Terima Bansos dan Layanan Kesehatan

16 April 2026 - 18:49

Trending di Berita Pasuruan