Probolinggo, kabarpas.com – Meski mayoritas pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mengaku lesu bahkan nyaris gulung tikar lantaran terdampak Pandemi Covid-19, namun tidak dirasakan oleh Faisal Huda, warga Klenang Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo.
Pasalnya, di masa pandemi Covid-19 ini justru produk Sukam (Susu Kambing) dari Pro Farm ini laris manis di pasaran. Animo masyarakat terhadap Sukam ini tinggi, sehingga pria 45 tahun ini tidak bisa memenuhi pasar.
“Alhamdulillah permintaan susu kambing (sukam) ini sangat tinggi dan kami tidak bisa melayani pesanan konsumen,“ ujar Manager Pro Farm, Faisal kepada wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo, Minggu, (15 /8/2021).
Kini sukam ini mulai dilirik pembeli. Dalam sebulan, Pro Farm bisa menghasilkan sekitar seribu liter susu kambing namun masih belum bisa memenuhi permintaan pasar, bahkan hanya bisa memenuhi setengahnya saja. Seribu liter susu kambing tersebut didapat dari kambing perah di Pro Farm dan 7 mitra Pro Farm di Kabupaten Probolinggo.
“Dalam sebulan Pro Farm dan 7 Mitranya, bisa menghasilkan Sukam sekitar 1,000 liter , namun masih belum bisa memenuhi pemintaan pasar,” tutupnya. (wil/tin).



















