Selewengkan Tanah Makam, Mantan Kades Asembakor Ditahan

Probolinggo (Kabarpas.com) – Mantan kepala desa (Kades) Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo di tahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kraksaan. Pasalnya, mantan kades bernama Hamsun ini terbukti menjual tanah kuburan umum  dengan total lahan seluas 1000 meter persegi. Karena status lahan milik negara, sehingga kasus tersebut masuk dalam ranah pidana korupsi. Senin, (23/11/2015).

Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, pelaku rupanya sengaja menjual sebagian tanah makam sebesar Rp 65 juta,  lantaran belum terpakai. Olehnya, tanah makam yang belum dimanfaatkan itu kemudian dibagi menjadi tiga petak. Ketiga petak itu telah disertifikasikan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Namun, anehnya ketika mantan Kades tersebut akan dilakukan penahanan oleh pihak kejaksaan, yang bersangkutan malah mendadak sakit. Sehingga tim medis langsung di datangkan ke kantor Kejari Kraksaan sekitar pukul 14.30 WIB.

Kuasa hukum dari H Hamsun mengatakan, kalau pihaknya meminta keringanan pada kejaksaan. Karena yang bersangkutan mengalami gangguan kesehatan. “Sebelum ke sini (Kejaksaan Negeri Kraksaan Red), dia ke rumah sakit terlebih dahulu. Karena, memang kondisi fisiknya yang drop,” jelas Abdul Haris Afianto pada Kabarpas.com.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kraksaan, Widi Trismono tidak mengelak, kalau pihaknya akan melakukan penahanan pada tersangka kasus penyelewengan tanah kuburan di Desa Asembakor tersebut. “Kita akan ke rumah sakit dulu, karena tersangka memang sakit,” pungkasnya. (odi/abu).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *