Pasuruan, Kabarpas.com – Ribuan jamaah menghadiri acara bertajuk “Yudharta Bersholawat” yang berlangsung di halaman Universitas Yudharta Pasuruan (UYP). Rabu, (24/07/2024) malam. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati dies natalis ke-22 Universitas Yudharta.
Pantauan Kabarpas.com, ribuan jamaah yang hadir dalam acara Yudharta Bersholawat ini berasal dari berbagai elemen, mulai dari santri, mahasiswa hingga masyarakat umum. Tak ayal hampir seluruh halaman di kampus ini pun dipadati lautan manusia.

Dalam acara ini menghadirkan grup sholawat dengan vocal Mas Danuarta dan Cak Fandy Irawan. Serta tak ketinggalan komika yang saat ini tengah naik daun di media sosial, Cak Ukil dan Gus Ngantemi.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Yudharta Pasuruan, Kholid Murtadlo menyampaikan bahwa Yudharta bersholawat menjadi momen bersejarah bagi universitas untuk menggabungkan semangat religius dan kebersamaan antara mahasiswa dan santri.
“Hari ini semua mahasiswa dan santri bercampur di halaman Universitas Yudharta Pasuruan. Ini merupakan satu kesatuan yang utuh dan merupakan ciri khas dari setiap dies natalis setiap tahunnya,” ujar Gus Murtadlo sapaan akrab Rektor Universitas Yudharta tersebut.
Menurutnya, semua yang menuntut ilmu di kampus Yudharta bisa mendapatkan dua hal sekaligus, yakni pendidikan formal dan informal.
“Kami berharap Universitas Yudharta Pasuruan terus menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berkontribusi besar bagi kemajuan bangsa. Serta mampu berkembang dan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia,” tuturnya.
Untuk sekadar diketahui, kampus yang berada di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Ngalah ini, pada tahun 2023 meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Kabarpas Awards dengan kategori The Multiculture University.
Selain itu, kampus yang masih dalam naungan Yayasan Darut Taqwa tersebut tepat pada 1 Agustus 2002 secara resmi mendapatkan SK Mendiknas No. 146/D/O/2002, dan kala itu yang diberi amanah sebagai Rektor Universitas Yudharta yang pertama yakni Dr. H. Muhammad Sochib, M.Pd. (***/adv).

















