Antisipasi Penggunaan Narkoba, Ratusan Pegawai Pemkab Probolinggo Jalani Tes Urine

Probolinggo (Kabarpas.com) – Untuk mengantisipasi peredaran narkoba di kalangan pegawai negeri sipil (PNS). Ratusan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalani tes urine, di ruang sekretariat daerah yang terletak di jalan raya Panglima Sudirman Kota kraksaan, Probolinggo.

Dalam tes urine ini dilakukan oleh Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Probolinggo yang bekerjasama dengan Satuan Reskoba Polres Probolinggo. Tes urine ini sendiri dimulai sekitar pukul 12.30 WIB.

Pantauan Kabarpas.com di lokasi, para PNS yang meliputi semua pejabat Pemkab yaitu mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda, para Asisten, Kepala SKPD, Kabag, dan Camat serta lurah tersebut, satu persatu masuk ke kamar mandi yang sudah disediakan oleh pihak BNK.

Selanjutnya, urine para pegawai itu dikumpulkan di botol plastik yang sudah diberikan nomor, guna dilakukan pemeriksaan kandungan norkoba oleh Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kabupaten Probolinggo.
Bahkan, Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari masuk ke ruang Sekda untuk diambil sample urinenya. Setelah itu, Bupati dan Wakil Bupati Timbul Prihanjoko serta Kapolres Probolinggo, AKBP Iwan Setyawan memantau langsung jalannya tes urine tersebut.

Menurut Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari mengatakan, saat ini peredaran narkoba sudah merambah ke berbagai kalangan, termasuk kalangan pegawai PNS. Kondisi itu dinilai memprihatinkan. Karena itulah pihaknya menggelar tes urine di kalangan pejabat lingkungan Pemkab Probolinggo.

“Ini (kegiatan tes urine) hanya sebagai upaya antisipasi, karena tidak menutup kemungkinan kalangan pejabat pun bisa menjadi korban dengan memakai narkoba,” kata wanita yang akrab disapa Bu Tantri itu kepada Kabarpas.com.

Selain itu, ia menambahkan bahwa tes urine tersebut merupakan upaya antisipasi untuk memutus mata rantai peredaran narkoba. Sebab kata Tantri, Melalui tes urine tersebut akan diketahui siapa saja pejabat yang menggunakan narkoba.

“Dari hasil tes urine ini. Alhamdulillah, penjabat di Kabupaten Probolinggo zero narkoba. Nantinya, tes urine ini akan dilakukan ke desa-desa di 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo, utamanya kepala desa,” ungkapnya kepada Kabarpas.com. (sam/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *