Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Probolinggo · 30 Nov 2015

Prof Hamka Haq Minta Elemen Bangsa Indonesia Untuk Tidak Lupakan Pancasila


Prof Hamka Haq Minta Elemen Bangsa Indonesia Untuk Tidak Lupakan Pancasila Perbesar

Probolinggo (Kabarpas.com) – Anggota Komisi VIII DPR RI, Prof DR. H. Hamka Haq kembali menjadi narasumber dalam seminar MPR RI bertemakan “Penguatan Sistem Demokrasi Pancasila’ yang diadakan bersama Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Probolinggo.

Dalam acara tersebut, melibatkan berbagai elemen masyarakat yang berjumlah sekitar 150 peserta. Mereka hadir di aula kantor PD Muhammadiyah Kota Probolinggo. Acara ini dimoderatore oleh Achmad Philip.

“Kegiatan seminar MPR RI ini sangat penting dilakukan untuk memupuk semangat nasionalisme dan meningkatkan kesatuan dan persatuan bangsa, jadi ini juga penting untuk para pengurus Muhammadiyah” katanya saat menjadi narasumber dalam acara tersebut, Senin (30/11/2015).

Ketua DPP PDI Perjuangan yang akrab dipanggil Prof Hamka ini mengatakan, bahwa segenap elemen bangsa Indonesia tidak boleh melupakan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagai konstitusi negara.

“Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Bangsa Indonesia harus tetap kokoh dan eksis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” terangnya.

Selain itu juga sebagai pembanding nara sumber DR. Nur Hasan, yang sekaligus Ketua PD Muhammadiyah Kota Probolinggo. Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa diselenggarakannya seminar MPR RI diharapkan mampu meningkatkan nilai-nilai kebangsaan sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu menurutnya, kebhinekaan dan perbedaan merupakan suatu hal yang tidak bisa dielakkan dalam kehidupan bangsa Indonesia yang memang multikutural dan multietnis.

Oleh sebab itu konsep Bhineka Tungga Ika akan sangat relevan untuk dapat dipertahankan dalam menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jadi jangan sampai karena ada perbedaan malah terjadi konflik horizontal. Setiap warga negara harus arif menyikapi perbedaan, sebagai sebuah keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tandasnya. (har/abu).

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Jelang Perayaan Nataru, Gubernur Koster Minta Pasokan BBM di Bali Aman

3 Desember 2019 - 10:28

Pemkab Probolinggo Siap Ekspor Bawang Merah ke Thailand

2 Agustus 2019 - 23:53

Pos PAUD Jambangan Kenalkan Rasa Kebersamaan pada Baduta

2 Agustus 2019 - 22:56

Tiga Gudep Sekolah di Probolinggo Didatangi Tim Lomba Gudep Unggul Jatim

2 Agustus 2019 - 22:02

Pemkab Probolinggo Sosialisasikan Pendampingan DAK Fisik Pendidikan

29 April 2019 - 21:22

KPU Probolinggo Mulai Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu 2019

29 April 2019 - 20:56

Trending di Kabar Probolinggo