Pasuruan, Kabarpas.com – Memasuki bulan suci Ramadan 2026, DPRD Kabupaten Pasuruan menegaskan komitmennya untuk tetap mengawal aspirasi rakyat dan memastikan stabilitas kebutuhan pokok. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zaini, dalam program podcast “Jawara” (Jagongan Wakil Rakyat) bersama Kabarpas TV.
Dalam dialog tersebut, Muhammad Zaini memaparkan beberapa poin strategis terkait kesiapan pemerintah daerah dan legislatif di bulan puasa.
1. Jaminan Stok dan Stabilitas Harga Pangan
Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait kenaikan harga sembako, Zaini menjelaskan bahwa DPRD telah berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah. Monitoring telah dilakukan di sejumlah pasar besar seperti Pasar Ngempit, Pasar Prigen, dan Pasar Sukorejo.
“Kami pastikan ketersediaan pangan tersedia dan harganya stabil. Jangan sampai saat warga hendak berbuka puasa, bahan pokok justru sulit didapat,” tegas Zaini.
2. Pelayanan Publik Tetap Maksimal
Meskipun terdapat penyesuaian jam kerja selama Ramadan, Zaini menjamin kualitas pelayanan di kantor DPRD tidak akan menurun. Secara personal, pimpinan dan anggota dewan tetap membuka kanal pengaduan selama 24 jam, baik melalui media sosial maupun pertemuan langsung.
Ia juga membagikan kabar baik mengenai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) tahun 2025 yang mencapai angka 88,82% (kategori sangat baik) [05:30]. Bahkan, poin untuk penanganan pengaduan masyarakat mencapai 99,01%, yang menunjukkan responsivitas DPRD terhadap keluhan warga.
3. Agenda Reses dan Safari Ramadan
Ramadan kali ini akan dimanfaatkan oleh para anggota legislatif untuk lebih dekat dengan konstituen. Agenda reses telah dijadwalkan pada tanggal 23, 24, dan 25 Ramadan.
“Seluruh anggota dewan akan turun ke dapil masing-masing untuk menyerap aspirasi sekaligus bersilaturahmi. Ada juga kegiatan Safari Ramadan seperti bagi-bagi takjil, khataman Al-Qur’an, hingga tarawih keliling,” ungkapnya.
4. Pesan Kondusivitas
Menutup perbincangan, Muhammad Zaini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga toleransi dan ketertiban demi kekhusyukan ibadah di bulan suci. “Ayo kita jaga dan jogo bersama Kabupaten Pasuruan agar tetap kondusif,” tandasnya.
Acara ditutup dengan pantun hangat dari Muhammad Zaini sebagai bentuk ucapan selamat menyambut bulan suci Ramadan kepada seluruh warga Kabupaten Pasuruan. (ion/ian).



















