Probolinggo, Kabarpas.com – Percepat capaian vaksin, Polsek Kademangan bersama Binmas dan Urkes Polres Probolinggo Kota menggelar vaksinasi keliling ke pasar-pasar. Untuk menarik perhatian petugas menggunakan pengeras suara dan memberi bonus beras 5 kilogram. Sepeti yang dilakukan saat ini vaksinator menggelar vaksinasi ke Pasar tradisional Ketapang, Kecamatan Kademangan.
Kapolsek Kademangan Kompol Sumardjo menegaskan, vaksinasi keliling ini sengaja dilakukan di Pasar Ketapang bertujuan untuk mempercepat kekebalan kelompok atau Herd Immunity.
“Bertujuan untuk segera mewujudkan kekebalan kelompok atau Herd Immunity di Kecamatan Kademangan, khusunya dan Kota Probolinggo pada umumnya,“ Senin (4/10/2021).
Sumardjo menambahkan, dengan vaksinasi keliling ini masyarakat tidak terganggu aktivitas, pedagang pasar dan pembeli bisa langsung vaksin dan sambil beraktivitas. Selain vaksinasi keliling ke pasar, Polres Probolinggo juga menyediakan gerai vaksinasi yang ditempatkan di titik-titik tertentu.
“Selain vaksinasi keliling, juga ada gerai vaksinasi di titik-tiitk yang sudah disiapkan, agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan vaksin gratis ini,” tambahnya.
Tidak itu saja, lanjut Mardjo, peserta vaksin di Pasar Ketapang ini mendapatkan bonus beras kemasan 5 Kg. di satu sisi kesehatan didapatkan dan mendapat beras bisa untuk keperluan sehari-hari.
“Meski sudah divaksin, disiplin 5 M harus tetap dilaksanakan, karena kunci sehat saat ini adalah sudah vaksin dan tetap disiplin prokes 5 M,“ tuturnya.
Vaksin keliling ini mendapat respon positif dari penghuni pasar, jatah 200 dosis yang disediakan dalam sekejap sudah tepenuhi.
“Enak ada vaksin keliling, tidak harus ke Puskesmas, dan lebih menyenangkan mendapatkan beras,” ujar salah satu peserta Vaksin, Maryam.
Maryam menambahkan, kalau ke gerai vaksin harus mengantri, sedangkan di pasar ini saat hanya mengumpulan KTP kemudian dichek kesehatan dan bila kondisi sehat bisa langsung vaksin.
“Petugas kepolisian yang membawa pengeras suara saat menyiarkan di pasar, membuat saya jadi paham dan ikut vaksin yang sebelumnya saya takut untuk divaksin pak,” tutupnya. (pj/ida).



















