Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 2 Nov 2025

Menkop RI Bersama Mujadalah Kyai Kampung Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Tengger Probolinggo Melalui Koperasi Merah Putih


Menkop RI Bersama Mujadalah Kyai Kampung Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Tengger Probolinggo Melalui Koperasi Merah Putih Perbesar

Probolinggo, kabarpas.com – Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono menghadiri kegiatan Konsolidasi Koperasi Merah Putih di Desa Ngadas, Kabupaten Probolinggo.

Pertemuan yang diselenggarakan oleh Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih bekerjasama dengan Mujadalah Kiai Kampung (MKK) serta Kementerian Koperasi (Kemenkop) ini bertujuan untuk memperkuat peran koperasi dalam membangun ekonomi kerakyatan di tingkat desa, khususnya masyarakat Tengger Bromo Probolinggo.

Dalam dialog interaktif bersama perwakilan masyarakat 6 desa di lereng gunung Bromo Probolinggo bersama Menkop RI, dibahas manfaat penting peran koperasi Merah Putih untuk menaikan ekonomi masyarakat.

Dr. Ferry Juliantono menyampaikan, pentingnya konsolidasi dan sinergi antar koperasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

“Koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. Kita dorong agar koperasi desa mampu tumbuh mandiri dan berdaya saing,” ujarnya.

Lebih lanjut, gagasan ini juga menjadi momentum penguatan jejaring antar koperasi berbasis desa, sebagai upaya bersama membangun kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pedesaan di wilayah Probolinggo dan sekitarnya.

“Mohon doa dan dukungan dari Bapak-Ibu sekalian agar rencana besar Bapak Presiden untuk melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa, menyelesaikan program yang belum tuntas, dan menjadikan populasi desa sebagai tulang punggung perekonomian nasional bisa terwujud,” lanjutnya.

Kastaman Kepala Desa Ngadas Bromo mengatakan, bahwa program konsolidasi Koperasi Merah Putih ini merupakan bagian dari Parent Project Koperasi Indonesia yang akan menjadikan enam desa sebagai percontohan nasional.

“Namun realita di lapangan, ada sejumlah kekurangan yang masih dialami warga tengger , diantaranya sulitnya memperoleh pupuk subsidi dan krisis air bersih,” ujar Kastaman.

Kastaman menambahkan, kesulitan air bersih yang dialami masyarakat Tengger Kabupaten Probolinggo dialaminya sudah bertahun tahun.

Beruntung,vPeran dan kepedulian Mujadalah Kyai Kampung (MKK) terhadap masyarakat tengger cukup berperan diantaranya adalah perbaikan jalan di dusun cemoro kandang, Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, dan dalam waktu dekat program penyaluran air bersih akan segera terealisasi denga cara penyaluran air bersih dari sumber Ranu Kumbolo , Lumajang .

Pendiri MKK Najib Atamimi, menyebut bekerja sama dengan pemkab Lumajang dan Kabupaten Probolinggo pipanisasi air bersih ini sudah digagas dan semoga dalam akan terealisasi dalam waktu dekat.

“Mohon doanya semoga pipanisasi ini berjalan lancar dan krisis air bersih masyarakat lereng Gunung Bromo di 6 desa segera berakhir,” tutupnya. (wil/ian).

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tommy Nicson: Pidato Presiden Prabowo di WEF Davos Bukti Indonesia Jadi Penggagas Baru Ekonomi Global

30 Januari 2026 - 17:38

Kecelakaan Beruntun Pasuruan, Satu Orang Meninggal Dunia

30 Januari 2026 - 17:09

Sempat Kebanjiran, Satgas MBG Jember Cek SPPG Sumbersari: Soroti Lokasi dan Perizinan

30 Januari 2026 - 15:49

Sidak Satgas MBG Jember Ungkap Ketidaksesuaian Distribusi Menu

30 Januari 2026 - 14:13

Sharing Session Panitia Nasional PMB PTKIN 2026: Penguatan DNA dan Distingsi Program Studi

30 Januari 2026 - 10:25

Antisipasi Gangguan Kamtib, Rutan Kraksaan Rutin Periksa Inventaris Keamanan

30 Januari 2026 - 09:25

Trending di Kabar Probolinggo