Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Breaking News · 21 Nov 2017

Masuk Daftar Pengganti Ketua DPR RI, Ridwan Hisjam Mengaku Siap


Masuk Daftar Pengganti Ketua DPR RI, Ridwan Hisjam Mengaku Siap Perbesar

Reporter : Kurnia

Editor : Memey Mega

Malang, Kabarpas.com – Setelah hebohnya pemberitaaan Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi eKTP oleh KPK, hari in, Selasa (21/11), partai berlambang pohon beringin ini menggelar rapat pleno membahas pengganti Setya Novanto sebagai Ketua DPR RI.

Dalam rapat tersebut, ada lima calon di internal partai Golkar yang digadang-gafang akan menggantikan Setnov. Kelima orang tersebut yakni Robert Joppy Kardinal, Ridwan Hisjam, Agus Gumiwang, Aziz Syamsuddin dan Kahar Muzakir.

Saat dihubungi Kabarpas.com biro Malang, Ridwan Hisjam yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPR RI Komisi X tersebut mengaku siap jika diberi amanat menggantikan Setnov sebagai Ketua DPR RI, “Saya selalu siap jika itu sudah menjadi keputusan partai,” terangnya pria yang karib disebut mas Tatok tersebut.

Masuknya nama Ridwan Hisjam sebagai pengganti Setnov sudah bukan hal yang mengejutkan, apalagi sepak terjangnya didunia politik cukup diperhitungkan.

Ridwan pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ketua DPRD Jawa Timur, pernah juga menjadi Pimpinan Komisi X DPR, dan saat ini sebagai pimpinan Fraksi Partai Golkar di DPR. Dengan pengalamannya itu, Ridwan yakin bisa menjalankan tugasnya di DPR terutama dibidang legislasi dan pengawasan.

“Memang banyak hal yang mesti diperbaiki di DPR, fokus utamanya dibidang legislasi dan pengawasan. Masih banyak RUU yang belum disahkan, padahal masyarakat menghendaki produk UU yang disahkan DPR bisa memberikan dampak kesejahteraan,” katanya.

Menurutnya bila anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar bisa menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, penuh amanah, ia percaya momentum ini bisa dijadikan Partai Golkar bangkit untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat. Ridwan khawatir selogan ‘Suara Golkar Suara Rakyat’ akan menjadi bahan tertawaan karena beberapa ulah para kader yang berperilaku negatif.

“Kita tentu tidak ingin partai ini terus menerus di tinggal masyarakat karena kinerja kita yang tidak mencerminkan suara mereka. Jadi saya kira ini momentum untuk mengoreksi diri, bekeja sungguh-sungguh mengembalikan amanah rakyat yang kini sudah semakin hilang,” tutup Ridwan. (Kur/Mey)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Tommy Nicson: Pidato Presiden Prabowo di WEF Davos Bukti Indonesia Jadi Penggagas Baru Ekonomi Global

30 Januari 2026 - 17:38

Kecelakaan Beruntun Pasuruan, Satu Orang Meninggal Dunia

30 Januari 2026 - 17:09

Sempat Kebanjiran, Satgas MBG Jember Cek SPPG Sumbersari: Soroti Lokasi dan Perizinan

30 Januari 2026 - 15:49

Sidak Satgas MBG Jember Ungkap Ketidaksesuaian Distribusi Menu

30 Januari 2026 - 14:13

Sharing Session Panitia Nasional PMB PTKIN 2026: Penguatan DNA dan Distingsi Program Studi

30 Januari 2026 - 10:25

Antisipasi Gangguan Kamtib, Rutan Kraksaan Rutin Periksa Inventaris Keamanan

30 Januari 2026 - 09:25

Trending di Kabar Probolinggo