Reporter : Moch Wildanov
Editor : Agus Hariyanto
Probolinggo, Kabarpas.com – Marak virus Corona (Covid-19) yang masuk ke Indonesia, berimbas pada stok masker dan hand sanitizer di sejumlah apotek di Kota Probolinggo langka. Rabu, (03/03/2020).
Dari 30 apotek dan toko obat yang ada di kota ini, hanya ada 8 apotek yang masih ada stok.
Kepada wartawan kabarpas.com, Aminatun, aptoteker Sumber Baru Jl. A. Yani Kota Probolinggo menjelaskan, stok masker dan gel antiseptik ini sudah lama kosong.
“Lama kosong, sekitar akhir Februari sudah tidak ada, pokoknya sejak ramai virus corona,” ujar Aminatun kepada wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo.
Sementara itu, Plt. Kadinkes Kota Probolinggo, Nurul Hidayah Hidayati, menyebutkan untuk seluruh fasilitas kesehatan milik Pemkot Probolinggo, stok masker masih aman. Ia mengaku, sampai saat ini masih belum dilaporkan terjadinya kelangkaan stok masker di Rumah Sakit atau Puskesmas di Kota Probolinggo.
Terkait kelangkaan stok masker dan hand sanitizer di sejumlah apotek Kota Probolinggo, Nurul Hidayah Hidayati, mengimbau apotek tidak menjual kedua barang tersebut dengan harga tinggi.
Sebagai informasi, terjadi kenaikan harga masker saat ini. Pada harga satuan masker dijual seharga Rp 3.000. Sedangkan harga per pak dijual sekitar Rp 100 ribu – Rp 150 ribu.
“Laporan pekan kemarin, dari 30 apotek yang ada, masker hanya tersedia di 8 apotek saja,” tutupnya. (wil/gus).



















