Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 2 Mar 2021

Kisah Sedih Seorang Anak Yatim Piatu di Probolinggo yang Hidup Serba Memprihatinkan Bersama Neneknya


Kisah Sedih Seorang Anak Yatim Piatu di Probolinggo yang Hidup Serba Memprihatinkan Bersama Neneknya Perbesar

Laporan : Moch Wildanov, wartawan Kabarpas.com Biro Probolinggo

KABARPAS.COM – BOCAH MALANG berumur 9 tahun bernama Slamet Aniruhahman (8) ini nasibnya tidak seberuntung seperti anak pada umumnya. Bocah berambut gondrong ini kodisinya tidak normal, serta ibunya meninggal dan ayahnya pergi tidak kembali lagi.

Dalam kesehariannya, Slamet hidup bersama neneknya Sriati (54) yang tinggal di rumah sederhana di Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.

Nenek yang pengagguran ini terpaksa menghidupi cucunya dengan makanan seadanya tergantung menu pemberian orang, serta hidup serba kekurangan di rumah ini pada malam hari gelap karena tidak ada listrik untuk penerangan.

Salah satu warga setempat, Wiwin menuturkan bahwa kondisi Slamet ini sangat memprihatinkan selain kondisinya tidak normal, untuk makan sehari-hari ia harus mendapat bantuan dari tetangga dan kerabatnya seperti singkong, ketela dan terkadang beras atau nasi.

“Untuk makan sehari-hari Slamet mendapat bantuan dari tetangga, dan kerabatnya, bahkan saya juga sering bermain ke sini untuk menghibur dan menggendong Slamet dan membawakan makanan,” ujar Wiwin kepada Kabarpas.com.

Wiwin menambahkan, di dalam rumah tersebut sebenarnya ada suami Sriati, dan anaknya bernama Muhamad Dandi Jamaludin (16). Tetapi suami Sriati sudah tua dan kerkadang menarik becak kalau kondisi sehat, sedangkan anaknya Dandi yang hanya tamatan SD terkadang mendapat pekerjaan sebagai kuli bangunan.

“Kalau suami dan anaknya sedang bekerja, Slamet baru bisa minum susu, makan-makanan yang lumayan bergizi, tetapi kalau mereka (suami Sriati dan Dandi) tidak bekerja terpaksa makan seadanya dari pemberian orang,” tambahnya.

Melihat kondisi keluarga tidak mampu tersebut, mengetuk hati anggota DPRD Porvinsi Jatim Partai NasDem, Muzammil Syafi’i untuk berkunjung langsung ke rumah Slamet dan melihat langsung kondisinya.

“Saya bersama beberapa pengurus DPD dan anggota Dewan Partai NasDem Kota Probolinggo sengaja ingin melihat langsung kondisinya, dan setelah saya sampai di rumahnya, kondisi Slamet memprihatinkan tidak normal seperti anak-anak pada umumnya, soal makan juga tidak teratur,” ujar Muzammil Syafi’i

Secepatnya, kata Muzammil, pihaknya akan koordinasi ke DPD Nasdem Kota Probolinggo untuk memberi solusi berupa usaha kecil-kecilan yang bisa mendapatkan penghasilan rutin agar hidupnya tidak tergantung dari pemberian orang lain.

“Kita berikan modal untuk keluarga ini, untuk buka usaha warung, dan lain-lain agar mendapatkan penghasilan harian untuk kelangsungan hidupnya,“ tutupnya. (***/Amelia Putri).

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Siswa SMP Kabupaten Probolinggo Borong 8 Medali di Olimpiade IPS se-Jawa Timur

1 Februari 2026 - 23:08

Penerapan Pembelajaran Kelas Rangkap dan Terdiferensiasi Dongkrak Literasi dan Numerasi di Sekolah Pegunungan Kabupaten Probolinggo

1 Februari 2026 - 11:01

Antisipasi Gangguan Kamtib, Rutan Kraksaan Rutin Periksa Inventaris Keamanan

30 Januari 2026 - 09:25

Perkenalkan MoU PN Kraksaan, YBH BaVi Kunjungi Rutan Kraksaan

23 Januari 2026 - 08:51

Kolaborasi KKG Multigrade Wonomerto–Sumberasih Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

20 Januari 2026 - 08:27

RSUD Tongas Perkuat Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2026

20 Januari 2026 - 07:19

Trending di Kabar Probolinggo