Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 6 Feb 2019

Kasus DBD Meningkat, Pemkab Probolinggo Terus Gencarkan Program PSN 3M Plus


Kasus DBD Meningkat, Pemkab Probolinggo Terus Gencarkan Program PSN 3M Plus Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Probolinggo terus meningkat. Bahkan, hingga saat ini sudah mencapai 90 kasus. Hal ini merupakan dampak siklus 3 tahunan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Probolinggo. Untuk itulah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus gencarkan Program PSN 3M Plus.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengatakan, upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo diantaranya sosialisasi, siaran keliling di 24 kecamatan, pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur) Plus di 24 kecamatan yang dipimpin oleh camat.

“Selain upaya tersebut, kami juga sedang mempersiapkan pelayanan kesehatan di layanan pemerintah maupun swasta serta membentuk tim yang memantau di 24 kecamatan di level Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurut Anang, penanganan dan pencegahan penyakit DBD bukan dilakukan dengan cara fogging, tetapi lebih kepada memaksimalkan kepada PSN dengan cara 3M Plus. Kegiatan PSN dengan cara 3M Plus ini perlu terus dilakukan secara berkelanjutan sepanjang tahun, khususnya pada musim penghujan

“Program PSN 3M Plus tersebut diantaranya menguras dengan cara membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain, menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi dan lain sebagainya serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD,” jelasnya.

Anang menegaskan pemberantasan DBD tidaklah selesai dengan cara fogging. Karena disadari bersama DBD bukan masalah fogging saja, tetapi bagaimana kepedulian dari segenap elemen masyarakat untuk melakukan PSN dengan cara 3M Plus dalam kehidupan sehari-hari.

“PSN perlu ditingkatkan terutama pada musim penghujan dan pancaroba, karena meningkatnya curah hujan dapat meningkatkan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD. Oleh karena itu, masyarakat harus betul-betul waspada terhadap penyakit DBD,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 157 kali

Baca Lainnya

Antisipasi Gangguan Kamtib, Rutan Kraksaan Rutin Periksa Inventaris Keamanan

30 Januari 2026 - 09:25

Perkenalkan MoU PN Kraksaan, YBH BaVi Kunjungi Rutan Kraksaan

23 Januari 2026 - 08:51

Kolaborasi KKG Multigrade Wonomerto–Sumberasih Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

20 Januari 2026 - 08:27

RSUD Tongas Perkuat Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2026

20 Januari 2026 - 07:19

UPT PPA DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Resmi Beroperasi, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

19 Januari 2026 - 16:33

Kedua Pimpinan Parpol di Probolinggo Bertemu di Tengah Derasnya Dinamika

10 Januari 2026 - 17:29

Trending di Kabar Probolinggo