Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 10 Mar 2026

Insentif Guru Ngaji Jember Cair Jelang Lebaran, Yuliana: Sangat Membantu, Kami Sedang Rehab Mushola 


Insentif Guru Ngaji Jember Cair Jelang Lebaran, Yuliana: Sangat Membantu, Kami Sedang Rehab Mushola  Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Suasana Balai Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Selasa (10/3/2026) pagi, tampak ramai sejak pagi. Para guru ngaji datang bergiliran untuk menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten Jember. Di antara antrean itu, tampak seorang ibu menggendong putrinya sambil menunggu panggilan.

Ia adalah Yuliana Ika, salah satu guru ngaji penerima insentif. Sambil mengasuh buah hatinya, Yuliana tetap sabar menunggu proses pencairan yang menurutnya berjalan cepat.

“Alhamdulillah, iya menerima insentif guru ngaji. Antreannya juga cepat karena hanya membawa KTP dan buku tabungan untuk dicocokkan saja,” ujarnya.

Yuliana bukan sosok baru dalam kegiatan mengajar mengaji di lingkungannya. Ia telah hampir sepuluh tahun membimbing anak-anak belajar Al-Qur’an di mushola yang berada tepat di samping rumahnya.

“Sudah hampir sepuluh tahunan jadi guru ngaji. Mengajarnya di mushola samping rumah. Ada lahan kosong, lalu kami buat mushola sendiri, milik pribadi,” katanya.

Selain mengajar mengaji, Yuliana juga aktif di dunia pendidikan. Ia menjadi pendiri bimbingan belajar (bimbel) sekaligus guru RA.

Selama menjadi guru ngaji, Yuliana mengaku sudah beberapa kali menerima insentif dari pemerintah daerah. Namun nominal yang diterimanya kali ini terasa lebih besar dan sangat membantu, terlebih menjelang Lebaran.

“Kurang lebih sudah lima kali menerima. Sekarang dapat Rp1,5 juta. Alhamdulillah sangat membantu,” ujarnya.

Dana tersebut rencananya tidak hanya untuk kebutuhan keluarga, tetapi juga untuk kepentingan mushola tempat ia mengajar.

“Kebetulan mushola kami sedang direhab. Kami sedang membuat kamar mandi, jadi insyaallah uang ini akan dialokasikan untuk fasilitas mushola,” kata Yuliana.

Ia juga berharap ke depan program insentif ini bisa menjangkau lebih banyak guru ngaji yang belum terdata.

“Harapannya ke depan lebih menyeluruh lagi, supaya guru ngaji yang belum terdata juga bisa merasakan insentif dari pemerintah. Jadi lebih merata,” ujarnya.

Di Kelurahan Kranjingan sendiri, terdapat 101 guru ngaji dan modin yang tercatat sebagai penerima insentif. Namun pada penyaluran hari ini, baru 82 orang yang menerima.

Lurah Kranjingan, Ica Ghea Indrawati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jember atas perhatian kepada para guru ngaji di wilayahnya, terlebih pencairan dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Momentum ini sangat penting karena menjelang Lebaran memang kebutuhan masyarakat meningkat,” kata Ica.

Ia menyebut para guru ngaji merupakan garda terdepan dalam mendidik generasi muda, khususnya dalam pembinaan keagamaan di lingkungan masyarakat.

“Di Kranjingan ada 101 guru ngaji dan modin. Hari ini baru 82 orang yang menerima, sehingga masih ada sekitar 29 orang yang belum. Kami berharap sisanya juga segera bisa menerima,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setdakab Jember, Nurul Hafid Yasin menjelaskan bahwa Pemkab Jember melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat menyalurkan insentif bagi guru ngaji, modin, dan guru agama nonmuslim untuk tahun anggaran 2026.

Pada hari ini, penyaluran dilakukan di tujuh kecamatan dengan total 1.955 penerima.

“Setiap penerima memperoleh honor sebesar Rp1.500.000,” jelasnya.

Pencairan dilakukan melalui balai desa masing-masing dengan sistem bergilir sekitar 30 desa setiap hari. Mengingat waktu menuju Lebaran yang relatif singkat, distribusi insentif dilakukan secara maraton.

Pemkab Jember juga menegaskan bahwa tidak ada potongan maupun setoran awal dalam proses pencairan tersebut.

“Dana yang belum diambil tetap utuh tanpa pengurangan,” tegasnya.

Pemerintah berharap insentif ini menjadi bentuk penghargaan atas peran para tokoh keagamaan dalam membina masyarakat sekaligus membantu kebutuhan ekonomi menjelang Hari Raya Idul Fitri. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Bangun Empati ASN, Pemkab Jember Turunkan 22 Ribu Pegawai Verval Warga Miskin 

19 April 2026 - 13:59

Aklamasi! Ahmadi Wijaya Nahkodai PASI Jember 2026–2029 

19 April 2026 - 13:56

Gus Kikin Siap Dipilih dan Tidak dalam Muktamar ke-35 NU

19 April 2026 - 09:09

MPM Innovation Day 2026 Perkuat Budaya Inovasi melalui Think Beyond The Frame

18 April 2026 - 19:04

Program UKH Honda di Magetan Tuntas, Konsumen Beruntung Bawa Pulang Honda BeAT

18 April 2026 - 18:59

Harlah PMII ke-66: PB IKA PMII Gelar Konsolidasi Kebangsaan dan Halalbihalal di Jakarta

18 April 2026 - 10:14

Trending di KABAR NUSANTARA