Probolinggo, kabarpas.com – Secara bergantian, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menggelar audiensi dengan masyarakat Kota Probolinggo. Kali ini, giliran warga Kecamatan Kedopok yang mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Habib Hadi.
Dalam kesempatan ini, Habib Hadi menyampaikan pentingnya warga untuk melakukan vaksinasi Covid-19 bagi lansia. Hal ini pun direspon oleh salah satu warga yang mengaku takut jika divaksin.
“Buleh takok mateh, Pak Wali (saya takut mati, Pak),” ujar Suparmi, warga RT 04 RW 02 Kelurahan Kareng Lor, saat ditanya Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin perihal vaksinasi.
Tak dipungkiri, sebagian masyarakat memang masih banyak yang menolak vaksinasi Covid-19. Kebanyakan dari mereka takut divaksin karena ada kasus warga meninggal dunia usai menerima vaksin.
Anggapan ini pun dibenarkan oleh Wali Kota Habib Hadi, yang beberapa hari ini terus melakukan evaluasi dan sosialisasi dalam giat audiensi di wilayahnya.
“Betul (masyarakat masih ada yang belum mau divaksin). Karena mereka mendengar dari orang-orang, seakan-akan vaksin ini bahaya,” ujar Habib Hadi.
Ia menyampaikan, ketakutan warga terhadap vaksin Covid-19 merupakan buntut dari isu-isu hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Masyarakat sebetulnya tidak perlu khawatir dan jangan mudah percaya berita-berita hoaks yang beredar terutama berita terkait vaksin yang dapat berdampak serius,” serunya.
Ia mengatakan, vaksinasi adalah salah satu bentuk ikhtiar untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak terpapar virus corona disease, dan terbukti aman bagi semua kalangan.
Dalam kesempatan itu, Habib Hadi juga berpesan pada puluhan lansia yang hadir, untuk meneruskan informasi yang benar terkait vaksinasi ini, ke masyarakat sekitar, khususnya yang belum melakukan vaksin.
“Mohon kami dibantu, setelah vaksin nanti disampaikan ke rekan sejawatnya, untuk mau dan berani divaksin,” pungkasnya. (pj/ida).



















