Probolinggo, kabarpas.com – Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran , Kota Probolinggo tergenang banjir. Ketinggian air bervariasi dari 10 hingga 30 Cm. Genangan air langanan ini dirasakan warga selalu terjadi saat hujan deras. Sepeti hujan deras yang terjadi pada Jumat (25/6/2021) dini hari , TPU ini kembali tergenang banjir.
“Setiap hujan deras mesti banjir pak, gimana ya merasa khawatir makam suami saya di dalam merasa tidak nyaman saja. Kuburan kan tempat peristirahatan terakhir,” ujar Sri, salah satu warga setempat. Jumat (25/6/2021).
Hal serupa juga diungkapkan oleh Muhamad Baidhowi (35), akibat dampak dari banjir ini dirinya resah dan memikirkan bagaiaman bila ada masyarakat yang meninggal di saat kondisi makam banjir.
“Kalau ada orang meninggal, gimana pemakamanya kondisinya banjir, di makam ini juga ada pemakaman yang baru khawatir jenazah akan menyembul keluar akibat genangan air,“ ujar Baidhowi kepada Kabarpas.com.
Baidhowi menambahkan, banjir ini karena got tidak mampu menampung air, dan ada saluran yang tertutup.
Sementara itu lurah Kebonsari Wetan, Andriyani RH , menjelaskan pihaknya sudah mengetahui permasalahan di TPU ini. Banjir ini disebabkan karena saluran pembuangan air ditutup oleh warga karena ada kandang sapi. Sedangkan untuk membuat saluran lebih besar harus memerlukan biaya.
“Jondisi seperti ini untuk membutuhkan biaya pembuatan saluran kemungkinan sangat kecil,” ujar Andriyani.
Upaya mediasi dengan pemilik sapi lanjut Ia, sudah dilakukan dan solusinya pemilik kandang sapi bersedia kandangnya dibuat saluran pembuangan air asalkan ada tempat pembuangan kotoran sapi.
“Permasalahan kotoran sapi, kita sudah koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) jadi sudah tidak ada permasalahan dengan kotoran sapi sehingga permasalahan banjir di TPU terselesaikan,” pungkasnya. (wil/gus).



















