Probolinggo, kabarpas.com – Satrawi (75) warga Desa Branggah, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo ditemukan tewas di dapur rumahnya. Korban meninggal dengan cara gantung diri dengan seutas tali tas yang diikatkan di blandar dapur rumah.
“Tidak ada masalah apa-apa, sebelum kejadian saya disuruh mengupas jagung, dan suami saya pamit ke kamar,” ujar Musiah, istri korban kepada Kabarpas.com.
Sementara itu, Kapolsek Lmbang, AKP Ahmad Dugel, melalui Kanitreskrim Bripka Dadang mengatakan, hasil olah TKP korban tewas akibat gantung diri, tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban.
“Korban meninggal karena gantung diri, dan pihak keluarga merelakan serta tidak bersedia dilakukan otopsi,” ujar Dadang.
Setelah membuat pernyataan disaksikan kepala desa setempat, korban kemudian diserahkan ke keluarga duka untuk dilakukan pemakaman.
Di TKP lanjut Dadang, polisi mengamankan barang bukti tali tas yang digunakan korban untuk gantung diri dan baju korban.
“Menurut keterangan saksi (istrinya), sebelum gantung diri, sekitar dua minggu sebelumnya korban selalu ketakutan, karena Halu ( lhalusinasi) dikejar-kejar 2 orang tidak dikenal,” tutupnya. (wil/tin).



















