Halangi Video Tron di Alun-alun Kraksaan, 27 PKL Direlokasi

Probolinggo (Kabarpas.com) – 27 Pedagang Kaki lima (PKL) Semarak yang menghalangi Video Tron di depan Alun-alun Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo direlokasi ke timur Alun-alun. Kendati demikian, masih terdapat satu rombong PKL yang tidak dipindah lantaran tidak ada orangnya.

Pantauan Kabarpas.com sejumlah Satpol PP dan Ketua Paguyuban PKL Semarak Langsung mengambil alih untuk menggotong rombong tersebut ke timur alun-alun. Rombong yang digunakan untuk berjualan camilan serta rokok itu di tinggal oleh pemiliknya. Padahal, PKL lainnya sudah merelokasi ke tempat yang telah di tentukan oleh Camat Kraksaan.

“Kami terpaksa langsung mengambil kebijakan untuk menggotong rombong itu. Sebab kalau tidak mengambil tindakan, khawatir terjadi kecemburuan sosial antar PKL,” terangnya kepada sejumlah wartawan.

Sementara itu, Camat Kraksaan Sugeng Wiyanto mengatakan, pada saat relokasi pihaknya langsung turun ke lokasi dengan sejumlah Muspika setempat. “Kami sudah mengumpulkan sejumlah pihak terkait dalam relokasi ini, terutama para PKL juga sudah kami kumpulkan bersama ,”ujar Sugeng kepada Kabarpas.com.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa saat ini tenda yang di pakai oleh PKL tersebut masih bersifat pinjam dari Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo. “27 tenda dengan ukuran 3×3 Meter itu dapat pinjaman dari Disperindag. Sedangkan kami baru pesan dengan ukuran 2,5 x 3 meter. Mungkin di awal Bulan maret ini sudah bisa di gunakan,” pungkas mantan Camat Krejengan tersebut. (ajo/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *