Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Probolinggo · 11 Apr 2016

Gunung Bromo Kembali Erupsi, Warga dan Wisatawan Diminta Patuhi Zona Aman


Gunung Bromo Kembali Erupsi, Warga dan Wisatawan Diminta Patuhi Zona Aman Perbesar

Probolinggo (Kabarpas.com) – Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo kembali erupsi. Aktivitas kegempaan terus meningkat disertai lontaran material vulkanis yang kian meluas. Meski mengalami erupsi, namun status gunung yang memiliki sejuta keindahan itu masih di level waspada dengan radius satu kilometer.

Sejak mengalami peningkatan aktifitas pada 1 April lalu. Gunung Bromo terus mengalami lonjakan aktifitas hingga Senin (11/04/2016) pagi. Kepulan asap kelabu kecoklatan tebal semakin membungbung dengan ketinggian 1.500 meter dari puncak kawah menuju arah barat.

Hasil pengamatan petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gunung Bromo di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo juga menunjukkan adanya peningkatan gempa tremor menerus.

“Saat ini gempa tremor naik dari sebelumnya kisaran 2 milimeter. Dan kini telah mencapai 35 milimeter, tremor juga disertai gempa vulkanik yang kian intens. Bahkan, selama 6 jam terakhir saja terjadi 4 kali gempa vulkanik dalam perut kawah berdurasi hingga 32 detik,” ujar Ahmad Subhan, kepala PVMBG Gunung Bromo.

Ia menambahkan, saat ini lontaran asap berupa abu vulkanis semakin luas dan mencapai 7 kilometer dari titik semburan disertai belerang pekat. Kondisi ini menandakan bahwa Gunung Bromo kembali erupsi seperti yang terjadi tiga bulan lalu.

“Kepada wisatawan dan warga kami himbau kembali untuk siaga bencana, dan mematuhi zona aman sejauh satu kilo meter, sesuai rekomendasi petugas PVMBG dengan kondisi erupsi. Namun status Gunung Bromo tetap di level waspada,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Seperti dikabarkan sebelumnya, pada 26 Februari lalu status Gunung Bromo turun dari siaga menjadi waspada, pasca mengalami erupsi strombolian sejak Oktober 2015 hingga awal Februari 2016. Namun, belum genap dua bulan status diturunkan Gunung Bromo kembali erupsi. (har/gus).

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Jelang Perayaan Nataru, Gubernur Koster Minta Pasokan BBM di Bali Aman

3 Desember 2019 - 10:28

Pemkab Probolinggo Siap Ekspor Bawang Merah ke Thailand

2 Agustus 2019 - 23:53

Pos PAUD Jambangan Kenalkan Rasa Kebersamaan pada Baduta

2 Agustus 2019 - 22:56

Tiga Gudep Sekolah di Probolinggo Didatangi Tim Lomba Gudep Unggul Jatim

2 Agustus 2019 - 22:02

Pemkab Probolinggo Sosialisasikan Pendampingan DAK Fisik Pendidikan

29 April 2019 - 21:22

KPU Probolinggo Mulai Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu 2019

29 April 2019 - 20:56

Trending di Kabar Probolinggo